Beranda INFO POLRI Polda Sulsel Tetapkan 14 Tersangka Kasus Bongkar Makam Korban Covid-19 di Parepare

Polda Sulsel Tetapkan 14 Tersangka Kasus Bongkar Makam Korban Covid-19 di Parepare

Polda Sulsel
Tersangka kasus pembongkaran tujuh makam korban Covid-19 di Kota Parepare, Sulsel bertambah. Sebelumnya, Penyidik Satreskrim Polda Sulsel menetapkan enam orang tersangka dan kemudian bertambah menjadi 14 orang.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes. Pol. E Zulpan menjelaskan ada sebayak tujuh jasad korban Covid-19 yang makamnya dibongkar, diketahui dipindahkan di dua tempat. Tempat pertama adalah di Kota Parepare 4 jasad dan 3 jasad di Kabupaten Pinrang.

BACA JUGA  Jelang HUT Bhayangkara ke-75, Polda Sumbar Berikan Vaksinasi Massal Gratis

“Dari dua tempat kejadian perkara (TKP) ini penyidik sudah melakukan pemeriksaan dan berhasil ditetapkan sebanyak 14 tersangka dari dua TKP yang terlibat pemindahan, pembongkaran korban covid-19 di Kota Parepare,” papar Kabid Humas Polda Sulsel, Rabu (16/3/2021).

Kombes. Pol. E Zulpan mengatakan, dari pengakuan 14 tersangka dari dua TKP lanjut Zulpan, alasan yang disampaikan ke penyidik hampir sama. Yakni amanat orang tua yang ingin dimakamkan di pemakaman keluarga.

Selain itu, beberapa tersangka mengaku mendapat mimpi dari para keluarga yang dimakamkan di pemakaman Covid-19. Mimpi itu berupa pesan almarum/almarhuma yang meminta makamnya dipindahkan di pemakaman keluarga.

BACA JUGA  53 Awak KRI Nanggala-402 Gugur, Berikut Ini Namanya

“Jadi 14 tersangka sebagian besar adalah keluarga ada juga tukang gali kuburan yang membantu proses penggalian makam,” jelasnya.

Kombes. Pol. E Zulpan menambahkan ke 14 tersangka dikenakan pasal 180 KUHP, UUD No 6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan dengan ancaman hukuman 1 tahun 4 bulan.

Mereka, terlibat sesuai pasal 180, yaitu barang siapa dengan sengaja melawan hukum, menggali, memindahkan jenazah yang sudah meninggal yang berada di dalam kubur dan melawan hukum akan dipidana.

BACA JUGA  Polda Sumut Berhasil Tangkap 2 Pelaku Penembakan Wartawan di Simalungun hingga Tewas

Terhadap 14 tersangka ini terlebih dulu dilakukan isolasi mandiri lantaran sudah berkontraksi langsung dengan jazad korban Covid-19.

Sehingga, mereka tidak dilakukan penahanan karena ancaman hukumannya di bawah lima tahun.

“Namun proses hukum akan tetap berlangsung karena sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dipastikan sampai nanti di sidang pengadilan,” pungkasnya.

BACA JUGA  Polda Jateng Gelar Vaksinasi Merdeka Candi Serentak Sasar 1.348.000 Warga

Facebook Comments

Artikel sebelumyaPolisi Kedapatan Mabuk, Kapolda Sulut Instruksikan Langsung Masukan ke Sel Tahanan
Artikel berikutnyaAncam Bunuh Kapolda Metro Jaya Lewat WhatsApp, Pemuda Ini Diringkus Polisi