Beranda KRIMINAL Polda Sumbar Tangkap 5 Tersangka Penyalahgunaan BBM Subsidi di Kota Padang

Polda Sumbar Tangkap 5 Tersangka Penyalahgunaan BBM Subsidi di Kota Padang

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes. Pol. Satake Bayu memperlihatkan bukti bukti kasus penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar.
Sumbar, Radar BI | Polda Sumatera Barat mengungkap aksi penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar yang dilakukan oleh lima pelaku di Kota Padang, pada hari Kamis (09/06/2022).

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes. Pol. Satake Bayu mengatakan, kelima orang pelaku itu berinisial Y (berusia 60 tahun), E (berusia 50 tahun), RA (berusia 19 tahun), RJ (berusia 31 tahun) dan R (berusia 23 tahun) yang ditangkap pada hari Selasa (7/6/2022) sekitar pukul 17.30 WIB.

BACA JUGA  Operasi Antik 2021, Polda Sumbar Berhasil Tangkap 115 Tersangka Penyalahgunaan Narkoba
BACA JUGA  Baintelkam Polri Sampaikan Tak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB

“Modus operandi pelaku melakukan pembelian BBM yang disubsidi oleh pemerintah berupa bahan bakar minyak jenis Bio Solar ke SPBU Bandar Buat. Kemudian mobil truk dengan tangki yang sudah dimodifikasi dan dipindahkan ke dalam jerigen untuk dijual kembali,” terangnya Kabid Humas Polda Sumbar.

Menurut, Kabid Humas Polda Sumbar menyampaikan pelaku berhasil diamankan setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa adanya kegiatan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Bio Solar di sebuah gudang yang berada di Terminal truk Koto Lalang.

BACA JUGA  HUT Bhayangkara ke 76, Polda Sumbar Bakti Kesehatan Sunatan Massal Gratis 1.200 Anak
BACA JUGA  Camat Cabangbugin Apresiasi Pembangunan Perumahan Pertama di Desa Setialaksana

Dari hasil pemeriksaan terhadap para tersangka untuk pemodal aksi ini telah diketahui seorang berinisial E dan pihaknya akan melakukan pengembangan terhadap kasus ini,”katanya Kombes. Pol. Satake Bayu.

Dari keempat pelaku petugas menyita barang bukti 35 buah jerigen kapasitas 33 Liter yang berisikan BBM jenis Bio Solar dan 16 buah jerigen kapasitas 35 Liter yang berisikan BBM jenis Bio Solar serta 54 buah jerigen kosong, empat buah slang plastik dan tiga unit mobil.

BACA JUGA  Apel Siaga Ops. Ketupat 2021, Penyekatan Arus Mudik Harus Dilakukan Secara Humanis
BACA JUGA  Kapolri Sebut Kebijakan Larangan Mudik untuk Lindungi Masyarakat

Kelima pelaku disangkakan pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang dirubah Pada Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana dengan ancaman pidana kurungan enam tahun dan denda paling tinggi Rp.60 miliar” tuturnya Kabid Humas Polda Sumbar.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaKasus Korupsi Lahan Rumah Susun di Cengkareng, Bareskrim Polri Amankan Aset Senilai Rp 700 Miliar
Artikel berikutnyaGrup A Kualifikasi Piala Asia 2023, Timnas Indonesia Kalahkan Kuwait