Radar Berita Indonesia – Panitia Blue Ocean Minang (BOM) Run 2026 resmi meluncurkan Official Race Pack dalam konferensi pers yang digelar di Emado’s, Kota Padang, Rabu (8/7/2026).
Peluncuran tersebut menjadi penanda bahwa persiapan menuju pelaksanaan BOM Run 2026 yang akan berlangsung pada 7–9 Agustus 2026 telah memasuki tahap akhir.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pelaksana BOM Run 2026 Revdi Iwan Syahputra, Wakil Ketua Pelaksana Sri Hayati Maigus Nasir, Sekretaris I BOM Run 2026 Adril Syukri, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Padang, perwakilan Polresta Padang, sponsor, mitra, komunitas lari, serta insan pers.
Peluncuran Official Race Pack menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian persiapan event lari terbesar di Sumatera Barat tersebut. Selain memperkenalkan perlengkapan resmi yang akan diterima peserta, momentum ini juga menunjukkan kesiapan panitia dalam menghadirkan ajang lari berskala nasional yang profesional, aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh peserta.
Ketua Pelaksana BOM Run 2026, Revdi Iwan Syahputra, mengatakan hingga saat ini seluruh proses persiapan terus berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Berbagai aspek penyelenggaraan, mulai dari teknis perlombaan, koordinasi lintas instansi, pengamanan, pelayanan peserta, hingga dukungan sponsor terus dimatangkan agar pelaksanaan BOM Run 2026 berjalan sukses.
“Alhamdulillah, seluruh persiapan terus berjalan sesuai rencana. Hari ini menjadi salah satu tonggak penting menuju pelaksanaan BOM Run 2026. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor, mitra, Pemerintah Kota Padang, aparat keamanan, komunitas lari, serta media yang telah memberikan dukungan penuh sehingga event ini dapat terselenggara dengan baik,” ujar Revdi.
Menurutnya, BOM Run bukan hanya sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat posisi Kota Padang dan Provinsi Sumatera Barat sebagai salah satu destinasi sport tourism unggulan di Indonesia.
Ia menjelaskan, ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara diproyeksikan ambil bagian dalam event tersebut. Kehadiran para peserta beserta keluarga dan pendukung diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
Sektor perhotelan, restoran, transportasi, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga industri kreatif diperkirakan akan memperoleh manfaat langsung dari meningkatnya kunjungan wisatawan selama pelaksanaan BOM Run 2026.
Selain menikmati pengalaman berlari, para peserta juga akan disuguhkan panorama alam Kota Padang, keindahan pantai, kuliner khas Minangkabau, serta kekayaan budaya lokal yang menjadi daya tarik utama Sumatera Barat.
Sementara itu, Sekretaris I BOM Run 2026, Adril Syukri, menjelaskan bahwa Official Race Pack merupakan bagian penting dari pengalaman peserta sejak sebelum memasuki garis start.
Race Pack tidak hanya berfungsi sebagai perlengkapan lomba, tetapi juga menjadi identitas resmi setiap pelari selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan BOM Run 2026.
Menurut Adril, setiap peserta akan memperoleh jersey resmi eksklusif, nomor dada (bib number) yang telah dilengkapi dengan timing chip, serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya yang disiapkan panitia bersama para sponsor.
Seluruh perlengkapan tersebut dipilih dengan memperhatikan kualitas bahan, fungsi, serta kenyamanan, sehingga mampu menunjang performa peserta selama mengikuti perlombaan.
“Official Race Pack bukan sekadar paket perlengkapan. Ini merupakan identitas resmi setiap peserta sekaligus bentuk apresiasi panitia kepada para pelari yang telah menjadi bagian dari BOM Run 2026. Di dalamnya juga terdapat sistem yang mendukung proses registrasi, pencatatan waktu lomba, hingga pelayanan peserta selama event berlangsung,” jelas Adril.
Ia menambahkan, peluncuran Race Pack dilakukan lebih awal sebagai bentuk transparansi kepada peserta mengenai fasilitas yang akan diterima sekaligus menunjukkan kesiapan panitia dalam menyelenggarakan event berstandar nasional.
Langkah tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan antusiasme masyarakat, khususnya komunitas lari di seluruh Indonesia, untuk berpartisipasi dalam BOM Run 2026.
Panitia optimistis, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Padang, aparat keamanan, sponsor, mitra, komunitas lari, serta seluruh elemen masyarakat, BOM Run 2026 akan kembali menjadi salah satu agenda olahraga paling bergengsi di Indonesia.
Tidak hanya menghadirkan pengalaman berlari yang berkualitas, ajang ini juga diharapkan mampu menjadi media promosi pariwisata, budaya, dan potensi daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan aktivitas sektor jasa, perdagangan, dan pariwisata.
Sebagai informasi, puncak penyelenggaraan Blue Ocean Minang (BOM) Run 2026 akan berlangsung pada 7, 8, dan 9 Agustus 2026 di Kota Padang. Event tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Padang (HJK) ke-357, dengan target diikuti ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.
Dengan semakin matangnya persiapan yang dilakukan panitia, BOM Run 2026 diharapkan tidak hanya sukses sebagai ajang olahraga, tetapi juga menjadi etalase promosi Kota Padang sebagai destinasi sport tourism yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (*)


