Beranda PEMERINTAH Bimtek Jitu Pasna BPBD Tahun 2021, Suryadi Eviontri: Kehadiran Disini Terpanggil Tugas...

Bimtek Jitu Pasna BPBD Tahun 2021, Suryadi Eviontri: Kehadiran Disini Terpanggil Tugas Kemanusiaan

Padang – Kepala Bidang Rehab Rekon BPBD Sumbar menyatakan bahwa peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitu Pasna) Angkatan VIII sebanyak 114 orang, merupakan orang-orang yang terpanggil untuk tugas kemanusiaan.

“Kita yang hadir dalam mengikuti Bimtek Jitu Pasna ini merupakan orang-orang yang terpanggil untuk tugas kemanusiaan dalam upaya mengkaji kebutuhan masyarakat kebutuhan pasca bencana,” ujar OS, panggilan akrab Suryadi Eviontri di kalangan jurnalia di Sumbar.

Karena itu, Suryadi Eviontri berharap, semua peserta, baik dari kalangan jurnalis maupun dari perwakilan masyarakat, untuk dapat mengikuti bimtek ini dengan baik sehingga dapat memahami berbagai teori dan kajian kebutuhan pasca bencana sehingga dapat membantu masyarakat korban bencana.

BACA JUGA  Dukung PPKM Darurat, Kapolri Perintahkan Jajaran Siapkan Strategi Penyekatan
BACA JUGA  Bimtek Jitu Pasna Agkatan VIII, Gubernur Daerah Sumbar Rawan Dengan Potensi Bencana

“Semoga, apa yang kita pelajari dalam bimtek ini, dapat kita praktekkan saat terjadi bencana apa saja, agar penanganan kebutuhan korban bisa dapat dilakukan dengan cepat,” ujar OS.

Sementara itu, Gubernur Sumbar mengatakan bahwa Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) merupakan daerah dengan potensi bencana yang tinggi. Di laut ada ancaman tsunami. Di darat ada gempa, banjir dan angin puting beliung serta tanah longsor.

“Orang mengatakan daerah kita bagus, apalagi potensi wisatanya, sangat indah. Tapi, ancaman bencananya juga tinggi,” ujar Mahyeldi dalam.sabutannya saat buka Bimbingan Teknis (Bimtek) Hitung Cepat Pengkajian Kebutuhan Paaca Bencana (Jitu Pasna) BPBD Sumbar angkatan VIII di Kryad Bumiminang, Rabu (29/9/2021) malam.

BACA JUGA  Densus 88 Polri Tangkap Penghuni Kos Kenjeran Terduga Teroris
BACA JUGA  Kapolres Lamongan Tekankan Pentingnya Jaga Sportivitas dan Fair Play Saat Kompetisi

Ditambahkan Mahyeldy, pengkajian kebutuhan pasca bencana ini sangat diperlukan, agar dengan cepat bisa diketahui apa apa saja yang dibutuhkan masyarakat di lokasi bencana. Sehingga bisa dilakukan langkah-langkah terbaik dalam penanganan bencana.

“Apalagi bagi kalangan jurnalis, bimtek ini sangat diperlukan sehingga maka apa yang diberitakan dapat ditangani dengan cepat dan tepat khususnya oleh BPBD selaku instansi yang bertugas menangani bencana,” ungkap Mahyeldi.

Sebelumnya Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Erman Rahman selaku panitia pelaksana menyampaikan bahwa Bimtek ini guna memberikan gambaran dalam penghitungan kebutuhan pasca bencana.

BACA JUGA  Hasil Otopsi Tim Forensik Polda Sulut Ungkap Kematian Wakil Bupati Kep. Sangihe
BACA JUGA  Polres Bontang Tangkap Seorang Pemuda di Bontang Terlibat Peredaran Narkoba

“Karena itu, diperlukan relawan baik kalangan jurnalis maupun masyarakat di kelurahan dan desa untuk dibimbing agar bisa melakukan penghitungan pasca bencana di lapangan,” ungkap Ehman Rahman dalam laporannya

Ditambahkan, untuk bimtek Jitu Pasna BPBD Sumbar selama tiga hari ini, menghadirkan narasumber dari Pusdiklat BNPB dan praktisi kebencanaan.

“Acara ini berlangsung dengan protokol ketat. Dan alhamdulillah, dari hasil rapid antigen sebelum acara dimulai, semua peserta dinyatakan negatif Covid-19,” terang Erman. (Dp/Ms/Ald)

Facebook Comments