BerandaOLAH RAGABola Tangan Padang Berhasil Juara Umum Porprov XVI Sumbar 2026

Bola Tangan Padang Berhasil Juara Umum Porprov XVI Sumbar 2026

spot_img
Radar Berita Indonesia – Cabang olahraga (cabor) bola tangan Kota Padang menorehkan prestasi membanggakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.

Dari tujuh nomor pertandingan yang diikuti, kontingen Kota Padang berhasil meraih lima medali emas, satu perak, dan satu perunggu, sekaligus memastikan diri sebagai juara umum cabang olahraga bola tangan.

Pertandingan bola tangan Porprov XVI Sumbar 2026 berlangsung pada 3-12 Oktober 2026. Rangkaian pertandingan tersebut dipusatkan di Lapangan Pantai Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, dengan penutupan kegiatan pada Senin (12/10/2026).

BACA JUGA  Kapolda Metro Jaya Distribusikan 1.085 Paket Sembako di Depok

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi perkembangan bola tangan di Kota Padang. Selain memperlihatkan kemampuan atlet dalam menghadapi persaingan antar kabupaten dan kota se-Sumatera Barat, hasil tersebut juga menjadi gambaran bahwa pembinaan yang terencana, persiapan yang matang, serta dukungan berbagai pihak dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan prestasi olahraga daerah.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang, Erianto, mengapresiasi capaian tim bola tangan Kota Padang yang berhasil mendominasi perolehan medali dan keluar sebagai juara umum pada Porprov XVI Sumbar 2026.

Menurutnya, prestasi tersebut patut diapresiasi karena merupakan hasil perjuangan para atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembinaan dan persiapan menghadapi kompetisi tingkat provinsi.

Keberhasilan itu sekaligus menjadi motivasi bagi KONI Kota Padang bersama organisasi cabang olahraga untuk terus memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kualitas latihan, serta mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kejuaraan pada masa mendatang.

Antusiasme Masyarakat dan Dukungan Pemerintah

Prestasi bola tangan Kota Padang tidak hanya terlihat dari perolehan medali, tetapi juga dari antusiasme masyarakat yang menyaksikan pertandingan selama Porprov berlangsung.

BACA JUGA  Luka Tusuk, Seorang Pria Ditemukan Tewas Tergeletak di Jalan Kota Depok

Erianto menyampaikan bahwa tingginya minat penonton menjadi salah satu indikasi bahwa bola tangan mulai mendapat perhatian masyarakat. Kondisi tersebut dinilai sebagai peluang untuk memperluas pengenalan cabang olahraga ini sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam kegiatan olahraga.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak terlepas dari berbagai kegiatan dan persiapan yang dilakukan sebelum Porprov. Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan atlet agar mampu bersaing dan memberikan hasil terbaik bagi daerah.

“Walaupun termasuk cabang olahraga yang relatif baru, masyarakat Kota Padang sangat antusias menyaksikan pertandingan bola tangan. Ini menjadi semangat tersendiri bagi atlet dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan,” ujarnya.

Ia menilai, antusiasme masyarakat perlu dijaga melalui penyelenggaraan kompetisi yang berkelanjutan, pembinaan atlet usia muda, serta dukungan pemerintah dan pemangku kepentingan olahraga.

BACA JUGA  Jalur Rel Kereta Api Longsor Menimpa 5 Rumah di Bogor

Selain menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih, Erianto tersebut juga menyampaikan pesan Wali Kota Padang mengenai rencana pemberian bonus bagi atlet yang berprestasi pada Porprov XVI Sumbar 2026.

“Erianto sampaikan bahwa insyaallah bonus atlet akan dicairkan dua hari setelah penutupan Porprov,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut menjadi kabar yang dinantikan para atlet setelah menjalani rangkaian pertandingan dan berjuang membawa nama Kota Padang. Meski demikian, realisasi pencairan bonus tetap perlu mengacu pada mekanisme administrasi dan ketentuan yang berlaku.

ABTI Padang: Lima Emas Merupakan Hasil Kerja Bersama

Ketua Umum Pengurus Cabang Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kota Padang, Manuver Putra Firdaus, S.IP., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang serta seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan tim bola tangan hingga berhasil meraih gelar juara umum.

BACA JUGA  Tanda Paru - paru Bermasalah dan Bahaya Yang Perlu Diketahui

Ia menegaskan, perolehan lima medali emas dari tujuh nomor pertandingan bukanlah hasil kerja satu pihak, melainkan buah dari keterlibatan seluruh unsur yang menjalankan proses pembinaan dan persiapan tim.

Dukungan tersebut mencakup jajaran pengurus, manajemen, tim pelatih, atlet, serta pihak-pihak lain yang berkontribusi dalam mempersiapkan kontingen Kota Padang menghadapi Porprov XVI Sumbar 2026.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Padang dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Apresiasi juga kami sampaikan kepada manajemen, pelatih, atlet, serta semua pihak yang terlibat dalam perjuangan tim bola tangan Kota Padang,” ujarnya.

Manuver mengatakan, keberhasilan tersebut terasa semakin istimewa karena bola tangan masih tergolong cabang olahraga yang terus berkembang di Kota Padang. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat atlet untuk berjuang dan memberikan hasil terbaik bagi daerah.

BACA JUGA  Polri Tegas Berantas Premanisme Berkedok Ormas Demi Iklim Investasi Kondusif

Ia menilai, capaian lima emas, satu perak, dan satu perunggu menjadi modal penting untuk memperkuat eksistensi bola tangan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri seluruh unsur pembinaan.

“Alhamdulillah, dari tujuh nomor pertandingan, Kota Padang berhasil meraih lima medali emas. Ini merupakan prestasi yang sangat luar biasa bagi kami. Meskipun bola tangan termasuk cabang olahraga yang relatif baru, antusiasme dan semangat teman-teman sangat tinggi. Kami melihat pencapaian ini sebagai sejarah bagi Kota Padang,” katanya.

Menurutnya, prestasi tersebut harus menjadi titik awal untuk meningkatkan kualitas pembinaan, bukan justru membuat seluruh pihak berpuas diri. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan capaian, memperluas basis atlet, serta memastikan tersedianya kompetisi yang dapat menunjang perkembangan kemampuan para pemain.

Persiapan Matang Menjadi Salah Satu Kunci

Keberhasilan tim bola tangan Kota Padang tidak diraih secara instan. Sebelum mengikuti Porprov XVI Sumbar 2026, para atlet menjalani sejumlah tahapan persiapan untuk meningkatkan kemampuan teknis, kondisi fisik, kekompakan, serta kesiapan mental menghadapi pertandingan.

BACA JUGA  Polda Metro Jaya Tetapkan 11 Tersangka atas Kasus Mafia Tanah Ibunda Dino Patti Djalal

Persiapan tersebut mencakup latihan rutin, pemusatan latihan atau training center (TC), dan uji coba pertandingan. Seluruh tahapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun tim yang lebih siap menghadapi persaingan.

Salah satu agenda persiapan yang dijalankan adalah uji coba ke Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi tim untuk mengukur kemampuan atlet, mengevaluasi kekurangan, serta memperbaiki pola permainan sebelum menghadapi lawan pada Porprov.

Melalui latihan dan pertandingan uji coba, tim pelatih dapat melakukan evaluasi terhadap kemampuan individu maupun kerja sama antarpemain. Hasil evaluasi tersebut kemudian menjadi bahan untuk menyusun strategi pertandingan sesuai kebutuhan tim.

Manuver menegaskan bahwa persiapan yang terencana dan konsisten merupakan salah satu faktor penting dalam perjalanan tim hingga berhasil meraih lima medali emas.

“Persiapan kami lakukan secara matang. Kami melaksanakan pemusatan latihan, menjalani program latihan, dan melakukan uji coba ke kota tetangga, termasuk Kota Pekanbaru. Semua itu merupakan bagian dari proses untuk mempersiapkan tim menghadapi Porprov tahun ini,” tuturnya.

BACA JUGA  Bupati Cup 2022, Dadang Supriatna: Bangkit Menuju Bandung Bedas Menyongsong Jabar Juara

Ia menambahkan, keberhasilan di arena pertandingan merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan kedisiplinan, kesungguhan, dan komitmen bersama. Karena itu, prestasi yang telah diraih perlu diikuti dengan evaluasi menyeluruh agar kelemahan yang masih ada dapat diperbaiki.

Dengan demikian, pembinaan bola tangan Kota Padang diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian medali dalam satu kejuaraan, tetapi juga pada peningkatan kualitas atlet secara berkelanjutan.

ABTI Siapkan Program Lanjutan Pascaporprov

Setelah berhasil meraih gelar juara umum, ABTI Kota Padang berencana melanjutkan kegiatan pembinaan melalui penyelenggaraan kegiatan atau kejuaraan bola tangan setelah Porprov.

Rencana tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi atlet untuk mempertahankan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan menjaga konsistensi latihan setelah kompetisi tingkat provinsi berakhir.

Selain itu, kegiatan lanjutan dapat menjadi sarana untuk memperluas partisipasi masyarakat, mengenalkan bola tangan kepada kalangan pelajar dan generasi muda, serta menjaring bibit atlet potensial yang dapat dipersiapkan untuk menghadapi kejuaraan berikutnya.

BACA JUGA  Kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Tercatat 19 Tewas dan 49 Luka - Luka

Meski demikian, rincian mengenai waktu pelaksanaan, bentuk kegiatan, dan pihak penyelenggara masih akan dibahas serta dikoordinasikan lebih lanjut bersama pihak terkait.

“Insyaallah, setelah Porprov akan ada kegiatan lanjutan yang kami rencanakan untuk bola tangan. Untuk pelaksanaannya, tentu akan kami persiapkan dan koordinasikan lebih lanjut. Saat ini kami ingin menikmati terlebih dahulu hasil perjuangan bersama ini, sekaligus menjadikannya motivasi untuk mempersiapkan diri menghadapi event yang lebih baik ke depannya,” ungkapnya.

Ia berharap dukungan Pemerintah Kota Padang, KONI, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga dapat terus berlanjut, terutama dalam menjaga kesinambungan pembinaan, menyediakan kesempatan bertanding, serta mendukung pengembangan bola tangan di Kota Padang.

Keberhasilan pada Porprov XVI Sumbar 2026 diharapkan menjadi fondasi untuk membangun sistem pembinaan yang lebih kuat, sehingga prestasi yang diraih tidak berhenti pada satu momentum kompetisi.

Ketua Pelaksana Apresiasi Partisipasi Seluruh Kontingen

Sementara itu, Ketua Pelaksana pertandingan bola tangan Porprov XVI Sumbar 2026, Feri Ferdhukz, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus cabang olahraga tingkat kabupaten dan kota yang telah berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.

BACA JUGA  Jokowi Perintahkan Mentan Cek Stok Beras Nasional

Menurutnya, keikutsertaan kontingen pada seluruh tujuh nomor pertandingan menunjukkan adanya keseriusan masing-masing daerah dalam mempersiapkan atlet.

Partisipasi tersebut juga menjadi gambaran semangat dan antusiasme para atlet, pelatih, serta pengurus dalam mendukung perkembangan bola tangan di Sumatera Barat.

“Ini menunjukkan bahwa masing-masing pengurus kabupaten dan kota telah mempersiapkan timnya dengan baik. Meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, mereka tetap berpartisipasi tanpa mengeluh. Semangat juang para atlet, pelatih, dan pengurus patut diapresiasi,” ujarnya.

Feri juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga rangkaian pertandingan dapat terlaksana.

Menurutnya, keterlibatan seluruh unsur menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kompetisi yang memberikan kesempatan bagi atlet untuk menguji kemampuan dan memperoleh pengalaman bertanding.

BACA JUGA  Polda Metro Jaya Tetapkan 11 Tersangka atas Kasus Mafia Tanah Ibunda Dino Patti Djalal

Ia berharap pengalaman selama Porprov XVI Sumbar 2026 dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki berbagai aspek penyelenggaraan pada kompetisi berikutnya, baik dari sisi teknis pertandingan, kesiapan atlet, koordinasi kepengurusan, maupun dukungan terhadap peserta.

Porprov 2028 Menjadi Tantangan Berikutnya

Menatap pelaksanaan Porprov 2028, Feri menyebut terdapat rencana penambahan sekitar dua nomor pertandingan. Rencana tersebut, menurut keterangannya, berkaitan dengan regulasi Pengurus Besar (PB) yang perlu dipersiapkan lebih lanjut oleh seluruh pihak terkait.

Apabila penambahan nomor pertandingan tersebut direalisasikan, setiap daerah akan menghadapi kebutuhan persiapan yang lebih besar. Kesiapan atlet, pelatih, kepengurusan, fasilitas, dan penyelenggaraan perlu menjadi perhatian sejak awal agar kompetisi dapat berlangsung dengan baik.

“Kami berharap pada 2028 nanti penyelenggaraan pertandingan bisa lebih besar, meriah, dan berkualitas. Penambahan nomor pertandingan tentu menjadi tantangan yang harus dipersiapkan sejak sekarang, baik dari sisi atlet, pelatih, kepengurusan, maupun penyelenggaraan,” tuturnya.

Ia berharap penyelenggaraan Porprov mendatang dapat memberikan ruang kompetisi yang lebih luas bagi atlet bola tangan dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

BACA JUGA  Luka Tusuk, Seorang Pria Ditemukan Tewas Tergeletak di Jalan Kota Depok

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga dari meningkatnya kualitas kompetisi, partisipasi daerah, dan kesempatan bagi atlet untuk mengembangkan kemampuan.

Meski demikian, rencana penambahan nomor pertandingan tersebut masih perlu dipastikan berdasarkan regulasi resmi dan keputusan penyelenggara Porprov berikutnya.

Prestasi Harus Diikuti Pembinaan Berkelanjutan

Keberhasilan Kota Padang meraih lima medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada cabang olahraga bola tangan Porprov XVI Sumbar 2026 menjadi pencapaian yang patut diapresiasi.

Namun, prestasi tersebut juga membawa tanggung jawab bagi seluruh unsur pembinaan untuk menjaga konsistensi dan meningkatkan kualitas tim.

Pemerintah daerah, KONI, ABTI, pelatih, serta seluruh pihak terkait diharapkan dapat memperkuat koordinasi agar program pembinaan berjalan secara berkelanjutan.

BACA JUGA  Bupati Cup 2022, Dadang Supriatna: Bangkit Menuju Bandung Bedas Menyongsong Jabar Juara

Evaluasi terhadap hasil pertandingan juga diperlukan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan tim sebagai dasar penyusunan program latihan selanjutnya.

Di sisi lain, meningkatnya antusiasme masyarakat perlu dimanfaatkan untuk memperluas pengenalan bola tangan, terutama di kalangan pelajar dan generasi muda.

Semakin luas partisipasi masyarakat, semakin besar pula peluang untuk menemukan atlet potensial yang dapat memperkuat kontingen Kota Padang pada masa mendatang.

Prestasi di Porprov XVI Sumbar 2026 menjadi bukti penting atas kerja keras atlet dan dukungan berbagai pihak. Tantangan berikutnya adalah menjaga agar keberhasilan tersebut tidak menjadi pencapaian sesaat, melainkan fondasi bagi pembinaan yang lebih terarah, kompetisi yang lebih berkualitas, dan lahirnya atlet-atlet berprestasi.

Dengan persiapan yang konsisten, dukungan pemangku kepentingan, serta evaluasi yang berkelanjutan, bola tangan Kota Padang diharapkan mampu mempertahankan prestasinya dan menghadapi tantangan Porprov 2028 dengan kesiapan yang lebih baik.

BACA JUGA  Jalur Rel Kereta Api Longsor Menimpa 5 Rumah di Bogor

Lima medali emas yang diraih bukan sekadar angka dalam klasemen perolehan medali. Capaian itu menjadi dorongan bagi bola tangan Kota Padang untuk terus berkembang, memperluas partisipasi, dan membangun prestasi olahraga yang berkelanjutan di Sumatera Barat. (*)

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read