Selasa, April 16, 2024
No menu items!

Polda Sumut Evakuasi Korban Gempa Taput ke Rumah Sakit

Must Read
Sumut, Radar BI | Gempa tektonik magnitudo 6,0 skala richter (SR) mengguncang wilayah Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara,(Taput), Provinsi Sumatera Utara. Dalam peristiwa tersebut 11 orang evakuasi korban mengalami luka dan harus dirawat di rumah sakit dan satu orang lainnya meninggal dunia.

Gempa magnitudo 6,0 SR, Kabidhumas Polda Sumut mengatakan, korban yang mengalami luka akibat gempa bumi sudah dibawa ke RSUD Tarutung untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan korban meninggal dunia telah diserahkan ke pihak keluarga.

“Untuk korban yang meninggal dunia yakni Leo Sihombing (berusia 62 tahun) warga Jalan Kornel Simanjuntak, Tarutung karena sakit jantung akibat gempa bumi,” kata Kombes Pol Hadi Wahyudi.

Kemudian korban yang mengalami luka luka antara lain Candra AP (berusia 24 tahun) warga Desa Sidagal Siatas Barita, alami luka robek di kepala; ILT (berusia 12 tahun) pelajar alami luka ringan; Elisabet Br Lumbantoruan (berusia 18 tahun) mahasiswa mengalami patah kaki, Febrian Manalu (berusia 21 tahun)warga Jalan HKI, Tarutung mengalami luka robek.

BACA JUGA  Pemprov Sumut Bahas PTM Terbatas dengan Ahli dan Pemangku Kepentingan

Selanjutnya, Romauli Nababan (berusia 24 tahun) warga Tapian Nauli Simorangkir mengalami syok; Panti Hutabarat (berusia 52 tahun) luka berat di kepala; JM (berusia 6 tahun) warga Tarutung alami luka robek; SS (berusia 14 tahun) warga Situmeang Habinsaran mengalami luka robek.

Kabidhumas Polda Sumut mengatakan korban yang mengalami luka akibat gempa bumi sudah dibawa ke RSUD Tarutung untuk mendapatkan perawatan medis.
Kabidhumas Polda Sumut mengatakan korban yang mengalami luka akibat gempa bumi sudah dibawa ke RSUD Tarutung untuk mendapatkan perawatan medis.

Lalu, Pola Simanjuntak (berusia 34 tahun) warga Sipoholon Sibuntuon alami luka robek; AS (berusia 9 tahun) warga Tangsi Tarutung mengalami kaki keseleo dan AMH (berusia 12 tahun) warga Tarutung terjatuh akibat gempa.

BACA JUGA  Tersangka Ferdinand Hutahaean Mau Ajukan Praperadilan, Bareskrim Polri: Silakan Saja

Polda Sumatera Utara bersama Forkopimda Tapanuli Utara bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban dampak gempa bumi.

Sejumlah rumah warga dan fasilitas umum juga mengalami kerusakan. Kapolda Sumut masih meninjau sejumlah lokasi yang terdampak akibat gempa bumi dini hari tadi. Kita masih terus melakukan pendataan, pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, wilayah Tapanuli Utara, Sumatera Utara, diguncang gempa empat kali pada hari Sabtu (1/10/2022) subuh. Berdasarkan informasi dari Twitter BMKG, @infoBMKG, gempa pertama bermagnitudo 6,0 mengguncang Tapanuli Utara pukul 02.28 WIB.

Pusat gempa berada di darat 15 km barat laut Tapanuli Utara. Gempa dirasakan (MMI) VI Tarutung, IV Singkil, V Sipahutar, III Tapaktuan, dan III Gunung Sitoli. Gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

BACA JUGA  Ditresnarkoba Polda Sumsel Berhasil Gagalkan Peredaran 4 Kg Sabu Asal Aceh

Gempa susulan M 5,1 kembali terjadi pukul 02.50 WIB. Kali ini gempa terjadi di 4 km timur laut Tapanuli Utara. Gempa ketiga bermagnitudo 5,0 terjadi pukul 03.37 WIB, berada di 1 km timur laut Tapanuli Utara.

Gempa keempat dengan magnitudo M 3,9 terjadi pukul 04.03 WIB. Pusat gempa berada di darat 4 km tenggara Tapanuli Utara. Gempa dirasakan (MMI) III Silangit.

Hingga siang ini gempa susulan masih terus terjadi gempa susulan mengganggu aktivitas warga. Akses jalan ke lokasi wisata Rohani Salib Kasih di Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara juga longsor.

Iklan

Latest News

Brimob Polri dan TNI AL Bentrok di Pelabuhan Sorong, 5 Personil Terluka

Radar Berita Indonesia | Bentrokan terjadi antara Brimob Polri dengan prajurit TNI Angkatan Laut (AL) di Pelabuhan Sorong, Papua...

Artikel Lain Yang Anda Suka