Beranda KRIMINAL Diduga Korupsi Dana Hibah Rp.1,1 Miliar, Ketua Koni Tangsel Ditetapkan Jadi Tersangka

Diduga Korupsi Dana Hibah Rp.1,1 Miliar, Ketua Koni Tangsel Ditetapkan Jadi Tersangka

KONI
Ketua KONI Tangsel Rita Juwita digelandang ke Lapas Wanita Tangerang usai ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana hibah oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel, Kamis 10 Juni 2021. /Foto: Seputar Tangsel/Angger Gita Rezha.
Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan belum punya tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Tangsel tahun 2019 sebesar Rp.1,1 miliar.

Hingga saat ini tersangka baru dua orang. Mereka adalah Ketua KONI Tangsel Rita Juwita dan Bendahara Suharyo.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangsel Aliyansah mengatakan, pihaknya masih melakukan pemanggilan kepada para saksi dari BPH KONI Tangsel sembari alat bukti dan keterangan baru.

BACA JUGA  Bareskrim Polri Tetapkan Eks Pimpinan Bank Jateng Tersangka Korupsi

“Kami para panyidik ini pegangannya adalah alat bukti. Setelah terpenuhinya alat bukti, siapa yang terlibat terkait itu, ya kita tindak lanjuti,” katanya di Kejari Tangsel, Kamis (17/06/2021).

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangsel Aliyansah.

Pihaknya hingga kini masih menggali keterangan dari tersangka utama dugaan korupsi dana hibah, yakni Rita Juwita, dan bendaharanya Suharso.

“Itu dananya yang bisa mempertanggung jawabkan adalah Ketua KONI sama bendaharanya. Kalau Dispora, kita belum ke situ. Nanti ini berkembang, kita masih bekerja. Saksi masih diperiksa,” jelasnya.

BACA JUGA  2 Pejabat Dinas Perdagangan Jadi Tersangka Korupsi

Kasie Pidana Khusus Kejari Tangsel, Ate Quesyini Ilyas, menambahkan, pihaknya sangat berhati-hati dalam menetapkan tersangka baru.

“Saya tidak berani berandai-andai, kecuali itu keluar dari mulut tersangka. Peran Dispora hanya sebagai verifikasi. Saya enggak bisa menunda-duga, belum ada yang menerangkan ke arah sana,” paparnya.

Tersangka Rita yang kini berada di Lapas Anak Wanita Tangerang juga masih belum buka suara. Sehingga, bukti permulaan tersangka baru belum ada.

BACA JUGA  Gelapkan Dana Nasabah Rp.1,2 Miliar, Kejati Jatim Tahan Mantan Marketing Bank MNC

“Tersangka belum menyampaikan. Kita kan menetapkan tersangka itu kalau ada bukti permulaan yang cukup, baru kita menetapkan tersangka. Karena ini kan terkait nasib orang ya,” pungkasnya.

Sumber: Divisi Humas Polri.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaBabinsa Koramil 08/Rantau Serka Wakidi: Petani Suka Rakyat Berhasil Tingkatkan Hasil Panen di Tengah Pandemi
Artikel berikutnyaAksinya Mahir Bak di Film-Film, Perampok Mesin ATM di Bekasi Pakai Mesin Las