Diduga Korupsi, Kejati Sumsel Usut Program Selamatkan Rawa Sejahtrakan Petani di Banyuasin

Kasi Penkum Mohd Radyan, SH, MH menjelaskan, bahwa Program SERASI di Kabupaten Banyuasin ini menggunakan anggaran APBN dari Kementrian Pertanian.
Sumsel, Radar BI | Jaksa Penyidik Bidang Pidana Khusus Kejati Sumsel saat ini sedang mengusut dan menyidiki dugaan kasus korupsi Program SERASI (Selamatkan Rawa Sejahtrakan Petani) tahun 2019 yang pelaksanaannya dilakukan di Kabupaten Banyuasin.

Demikian ditegaskan Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Mohd Radyan SH MH pada hari, Selasa (28/6/2022).

“Ya, saat ini dugaan kasus korupsi
Program SERASI (Selamatkan Rawa Sejahtrakan Petani) yang pelaksanaannya dilakukan di Kabupaten Banyuasin sedang diusut dan di selidiki oleh Kejati Sumsel,” tegasnya.

BACA JUGA  4 Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Fasilitas Lapangan Olahraga di 3 Kabupaten Ditangkap
BACA JUGA  Tidak Terbukti Bersalah, Hakim Tipikor Vonis Bebas Khasiman Terdakwa Korupsi Proyek Jalan Muara Situlen - Gelombang

Selain itu, Kasi Penkum Mohd Radyan, SH, MH menjelaskan, bahwa Program SERASI di Kabupaten Banyuasin ini menggunakan anggaran APBN dari Kementrian Pertanian.

“Anggaran tersebut turun ke Dinas Pertanian Provinsi Sumsel yang kemudian pelaksanannya dilakukan Dinas Pertanian Banyuasin. Jadi untuk pelaksanaan Program SERASI tersebut dilaksanakan di Kabupaten Banyuasin,” tandas.

BACA JUGA  Keluarkan Fatwa, MUI Sumsel Tegaskan Kesatuan Al-Haq Adalah Aliran Sesat
BACA JUGA  Uang Korupsi Dipakai Foya Foya, Mantan Kepala Cabang PT BKI Cilegon Ditangkap Polda Banten

Awak media saat bertanya apakah ada yang akan di jadikan tersangka?

Mohd Radyan, belum bisa menjelaskan, karna saat ini masih dalam penyidikan pihak Kejati Sumsel, ujarnya. (Emen)

Facebook Comments

Artikel sebelumyaHUT Bhayangkara Indonesia ke-76, Walikota Binjai: Kinerja Polres Binjai Mengalami Peningkatan ke Arah yang Lebih Baik
Artikel berikutnyaPeringati HANI 2022, Bupati Ipuk Fiestiandani Kunjungi Kantor LRPPN BI Banyuwangi