Beranda DAERAH Gebyar Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun di Kecamatan Pacet, Sebagian Peserta...

Gebyar Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun di Kecamatan Pacet, Sebagian Peserta Tidak Patuhi Prokes

Radar BI, Cianjur | Pelaksanaan kegiatan Gebyar Vaksinasi untuk murid sekolah dasar usia 6 sampai 11 tahun di beberapa tempat terkesan abai protokol kesehatan. Terlihat hampir sebagian para murid dan orang tua yang mendampingi tidak mengenakan masker dan tidak menjaga jarak, seperti di MI Garuda Nurul Jannah Kp. Cinengah, Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.

Untuk wilayah Kecamatan Pacet, vaksinasi usia 6 sampai 11 tahun baru mencapai lebih kurang 60 persen, jadi masih belum memenuhi target pencapaian yang diharapkan, untuk penerapan prokes.

Kami tetap melakukan upaya secara persuasif dan kepada sekolah penyelenggara di isntruksikan agar disediakan penunjang prokes seperti masker dan peralatan lainnya, ujarnya Amar saat peninjauan ke sekolah-sekolah penyelenggara gebyar vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun di wilayah kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur.

BACA JUGA  Insiden Tenggelam KRI Nanggala 402, Jokowi Didesak Evaluasi Anggaran Kementerian Prabowo Terus Naik
BACA JUGA  Kapolda Imbau Masyarakat Mari Bersama Sukseskan Vaksinasi Anak di Sumut

Kegiatan ini juga di hadiri: perwakilan Camat Kecamatan Pacet, Amar, Babinsa Serma Rohadi dan dibantu tenaga kesehatan dari Kodim 0608 Cianjur, Senin (17/1/2022).

Kepala Sekolah MI Garuda Nurul Jannah, Jojon S.Pd menuturkan perihal kurangnya kesadaran para peserta vaksinasi dan pendampingnya terhadap protokol kesehatan memang menjadi perhatiannya.

“Saya terus menghimbau para siswa dan orang tua agar taat protokol kesehatan tapi secara umum pelaksanaan kegiatan ini tidak menemui kendala yang berarti” ujarnya.

BACA JUGA  Percepat Capaian, Vaksinasi Sasar Jamaah Masjid Al-Baqiah Danaweria
BACA JUGA  Kapolda Jambi Aprisiasi Masyarakat Desa Muntialo Sigap Cegah Karhutla

Pelaksanaan vaksinasi di SDN Padarincang Desa Sukanagalih  Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur pada hari, Rabu (19/1/2022) suasananya terlihat hampir sama. Sebagian peserta vaksinasi dan orang tua pendamping tidak memakai masker dan berkerumun.

Kepala Sekolah, Yati Kurniati mengatakan, jumlah peserta vaksinasi di SDN Padarincang sebanyak 248 siswa, peserta harus benar-benar sehat. Memang ada kendala penolakan dari beberapa orang tua siswa tapi kami upayakan memberikan edukasi secara persuasif.

Lalu soal masih banyaknya peserta vaksinasi dan pendampingnya yang tidak mematuhi protokol kesehatan, kami tenaga pendidik tidak henti-hentinya memberikan pemahaman akan pentingnya disiplin protokol kesehatan, kami juga menyediakan masker gratis” ujarnya disela-sela kegiatan.

BACA JUGA  Kunker ke Polres Aceh Tengah, Kapolda: Tinjau Vaksinasi Massal dan Berikan Bansos Kepada Warga
BACA JUGA  BPNT 2022 Disalurkan Lewat Pos, Pemdes Karang Segar Minta Digunakan untuk Kebutuhan Pangan

Pada kegiatan yang sama di SDN Muhara Tegal tengah Desa  Sukanagalih Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur tampak suasana yang hampir sama, masih terdapatnya sebagian siswa dan pendampingnya yang tidak mengenakan masker.

Ditemui di ruangannya, Kepala Sekolah SDN Muhara, Enung Omisah S.Pd, menyampaikan, dalam pelaksanaan kegiatan vaksinasi yang dilakukan di sekolah kami berjalan cukup lancar, dari jumlah siswa sebanyak 280 anak yang terdaftar peserta vaksinasi. Ada sekitar kurang dari 10 persen siswa yang tidak bisa mengikuti karena sakit dan ada beberapa yang tidak diijinkan orang tuanya.

Soal penerapan diaiplin protokol kesehatan pun, saya selalu menghimbau dan kita siapkan masker secara gratis kepada siswa, meski memang ada saja anak dan orang tua pendamping yang tidak mematuhinya”.

BACA JUGA  Kapolri dan Gibran Tinjau Vaksinasi Dosen dan Pemuka Lintas Agama
BACA JUGA  Program Vaksinasi Merdeka Candi Berakhir, Polda Jateng Berhasil Vaksinasi 311.439 Warga

Secara umum kegiatan vaksinasi untuk anak usia 6 sampai 11 tahun di Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur berjalan lancar. Rata-rata pencapaian targetnya melebihi 60 persen. Namun memang dibutuhkan upaya keras semua pihak terkait agar program berhasil.

Sumber: Musabar.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaPernyataan Arteria Dahlan Menyinggung Hati Warga Sunda, Bupati Cianjur: Kami Tetap Inginkan yang Bersangkutan Dipecat
Artikel berikutnya5 Meninggal Dunia dan 14 Luka, Mabes Polri Usut Kecelakaan Beruntun di Balikpapan