Beranda INFO POLRI Kapolda ke Bulukumba Tambang Ilegal Ditutup, Kapolda Kembali ke Makassar Tambang Beroperasi...

Kapolda ke Bulukumba Tambang Ilegal Ditutup, Kapolda Kembali ke Makassar Tambang Beroperasi Lagi

Radar BI | Beberapa hari lalu Kapolda Sulawesi Selatan Irjen. Pol. Drs. Nana Sujana, M.M., Kapolda Sulsel berkunjung ke Kabupaten Bulukumba Sulsel dalam rangka menghadiri beberapa kegiatan salah satunya adalah event menembak internasional.

Orang nomor satu di Kepolisian Daerah (Kapolda) di Provinsi Sulawesi Selatan berada di Bumi Panrita Lopi (julukan Kabupaten Bulukumba) selama 2 hari dan dalam waktu dua hari itu, tambang-tambang ilegal yang ada di Bulukumba juga berhenti beroperasi.

Tapi saat jenderal bintang dua tersebut bersama rombongan kembali ke Makassar, para penambang yang diduga tak mengantongi izin alias penambang ilegal kembali beroperasi lagi, Hal itu dikemukakan oleh Trywahyudi, Ketua LSM Asatu Bulukumba.

BACA JUGA  Polda Metro Jaya Buru Pemasok Sabu ke Mantan Mucikari Artis Robby Abbas
BACA JUGA  Terharu, Meneteskan Air Mata Mencium Bendera Merah Putih, 39 Anggota NII Sumsel Kembali ke Pangkuan NKRI

“Tambang ilegal di Bulukumba hanya tutup bila Kapolda datang, saat Kapolda kembali ke Makassar tambang ilegal beroperasi lagi, ada apa dengan Polres Bulukumba khususnya Tipidter, mengapa penambang hanya takut sama Kapolda,” jelas Ketua LSM Asatu Bulukumba.

Kanit Tipidter Polres Bulukumba IPDA Syamsir yang dikonfirmasi enggan menjawab.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Muhammad Yusuf juga demikian, saat dikonfirmasi via whatsapp belum menjawab hingga berita ini diturunkan.

BACA JUGA  Penanganan Terorisme Tegas dan Tidak Melihat Asal Pelaku
BACA JUGA  Polda NTB Gagalkan Puluhan Sapi Ilegal dari Flores Masuk NTB

Salah satunya di Desa Anrang, Kecamatan Rilau Ale, alat berat atau eskavator terlihat beroperasi mengeruk material di Sungai Balantieng lalu diangkut menggunakan mobil dump truk.

Begitu pun di Desa Swatani, Kecamatan Rilau Ale, sejumlah tambang yang diduga ilegal beroperasi mengeruk material dari sungai balantieng.

Selain itu, Ketua LSM Asatu Bulukumba berharap Kapolri dan Kapolda Sulsel segera mengambil tindakan menghentikan aktivitas tambang tambang ilegal yang ada di Bulukumba hal itu demi menyelamatkan sungai Balantieng dari penambang ilegal yang merusak sungai.

BACA JUGA  Danrem 044/Garuda Dempo Terima Kunjungan Silaturahmi Kapolda Sumsel Yang Baru
BACA JUGA  Polisi Kantongi Identitas Pencuri 14 Iphone Rp.100 Juta di Jakarta Barat

Kalau kami perhatikan, hanya Kapolda atau Kapolri yang bisa menghentikan tambang ilegal di Bulukumba ini dan menindak para oknum di Tipidter yang tidak bisa bekerja.

“Insya Allah dalam waktu dekat kami akan aksi di Polda minta Kapolda tangani tambang tambang ilegal di Bulukumba dan kami juga akan surati Kapolri dan Kapolda,” jelas Ketua LSM Asatu Bulukumba.

Sumber: Humas Polri.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaJadwal Formula E di Jakarta International E-Prix Circuit
Artikel berikutnyaPerebutkan Piala Bupati Cianjur, Kejuaraan Pencak Silat COC di Green Hill Resort