Selasa, Juli 23, 2024
No menu items!

Korban Tewas Ajaran Sesat di Kenya Tembus 400 Orang

Must Read
Kenya, Radar BI | Korban tewas ajaran sesat yang disebut sebagai sekte kelaparan di Kenya kini menembus angka 400 orang saat otoritas menemukan lagi jasad di 40 kuburan massal baru-baru ini.

Sebanyak 400 korban tewas ajaran sesat tersebut, Dalam konferensi pers di pusat komando Rumah Sakit Referral Daerah Kilifi, kepala polisi Provinsi Coast Rhoda Onyancha mengungkapkan bahwa belasan jasad telah digali sehingga secara keseluruhan berjumlah 403 orang.

Otoritas terus menyelidiki ajaran tersebut beserta pemimpinnya Pastor Paul Mackenzie yang mengepalai Good News International Church di Kenya. Investigasi ajaran Shakahola berlangsung sejak pertengahan April yang mengarah pada temuan ratusan jasad/koran tewas di Hutan Shakahola di daerah Kilifi.

BACA JUGA  Bareskrim Polri Tangkap 5 Tersangka Pinjaman Online dan 2 WNA China Buron

Pastor Paul Mackenzie dituding memaksa para pengikutnya untuk mengakhiri hidup lewat aksi mogok makan sehingga mereka bisa masuk ke surga sebelum hari kiamat.

Sebanyak 37 orang, termasuk istri Mackenzie, Joyce Mwikamba, ikut ditangkap sehubungan dengan pembunuhan massal tersebut.

Onyancha mengungkapkan bahwa sejak proses penggalian dimulai, otoritas telah mengumpulkan 258 sampel DNA dari lokasi penggalian.

BACA JUGA  KPK Tetapkan 2 Tersangka Baru Dugaan Korupsi Pajak

Penyelidikan tersebut menguak informasi yang mencemaskan yang menunjukkan adanya kemungkinan keterlibatan penjualan organ manusia sebab beberapa korban yang ditemukan kehilangan organ.

“Hal itu memperkuat dugaan perdagangan organ ilegal sehubungan dengan kegiatan ajaran tersebut,” kata polisi Senin (17/7/2023).

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Kenya Kithure Kindiki mengatakan bahwa aparat penegak hukum yang mengizinkan ajaran ini beroperasi akan menghadapi proses hukum. Dia mengatakan otoritas telah menggali 40 kuburan masal baru.

BACA JUGA  Tiket Final Piala Dunia U-17 2023 Sudah Ludes Terjual, Ini Pesan Polda Jateng Untuk Penonton

Ratusan jasad ditemukan di Hutan Shakahola di daerah Kilifi sejak pertengahan April selama investigasi ajaran yang dijalankan Mackenzie, yang memimpin Good News International Church di Kenya.

Dia dituding menyuruh pengikutnya untuk bunuh diri melalui aksi mogok makan sehingga mereka bisa masuk surga sebelum hari kiamat.

Para penyidik mengungkapkan bahwa beberapa korban kehilangan organ tubuh, yang diduga terkait dengan penjualan organ manusia.

BACA JUGA  Pengeroyokan Remaja Hingga Tewas di Priok Terancam 12 Tahun Penjara

Sumber: Republika.

Iklan

Latest News

Hendri Septa Ajak Kaum Muslim Sambut Muharram 1446 H dengan Peningkatan Takwa dan Keimanan

Lubeg, Radar Berita Indonesia | Bakal calon Wali Kota Padang H. Hendri Septa, B.Bus., MIB,. Datuak Alam Batuah sangat mengapresiasi...

Artikel Lain Yang Anda Suka