BerandaRadar Berita IndonesiaPEMERINTAHMisi Kemanusiaan Indonesia Untuk Myanmar

Misi Kemanusiaan Indonesia Untuk Myanmar

Radar Berita Indonesia | Tim K9 SAR Polri dari Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri hari ini resmi diberangkatkan menuju Myanmar, pada Selasa (1/3/2025), sebagai bagian dari misi kemanusiaan dalam membantu korban gempa bumi yang melanda negara tersebut beberapa hari yang lalu.

Tim K9 SAR yang diberangkatkan bersama INASAR ke Myanmar sebagai misi kemanusiaan dan menunjukkan kesiapan Indonesia dalam membantu negara sahabat saat bencana terjadi yang secara resmi dikirim untuk memberikan bantuan dalam upaya pencarian dan penyelamatan.

Sebanyak 61 personel INASAR telah diberangkatkan, termasuk empat personel dari Ditpolsatwa Korabhara Baharkam Polri yang turut membawa dua ekor anjing pelacak (K9) dengan kemampuan Search and Rescue (SAR).

Tim ini akan di-Bawah Kendali Operasi (BKO)-kan ke Myanmar untuk membantu pencarian korban yang masih tertimbun reruntuhan serta memberikan bantuan kemanusiaan lainnya. Personel Ditpolsatwa yang diberangkatkan dipimpin oleh Iptu Erasmus.

Pengiriman tim ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung operasi kemanusiaan internasional serta mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Myanmar.

Kehadiran K9 SAR diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi korban, mengingat anjing pelacak memiliki kemampuan tinggi dalam mendeteksi keberadaan manusia di bawah reruntuhan.

Tim INASAR, yang terdiri dari berbagai elemen profesional di bidang pencarian dan penyelamatan, telah dipersiapkan dengan pelatihan intensif serta peralatan modern untuk menghadapi berbagai tantangan di lokasi bencana.

Seluruh tim dipastikan siap untuk melaksanakan tugas kemanusiaan ini dengan optimal.

Misi kemanusiaan ini menunjukkan dedikasi dan kesiapsiagaan Polri dalam membantu negara sahabat yang sedang mengalami bencana.

Dengan kolaborasi antarnegara dan semangat gotong royong, diharapkan proses pencarian dan evakuasi dapat berjalan dengan cepat dan efektif demi menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Selain aspek teknis, misi ini juga memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Myanmar.

Kehadiran tim penyelamat dari Indonesia mencerminkan solidaritas dan semangat gotong royong yang tidak hanya berlaku di dalam negeri tetapi juga di tingkat internasional.

Google News

Must Read

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini