Beranda KRIMINAL Oknum PNS Terjerat Kasus Investasi Bodong, Delfian: Bisa Dipecat Tak Hormat

Oknum PNS Terjerat Kasus Investasi Bodong, Delfian: Bisa Dipecat Tak Hormat

Radar BI, Langsa | Dari empat orang tersangka kasus penipuan bermodus bisnis Investasi saham PT Toga, berinisial Zul, Yus, dan NA, ternyata MH adalah salah adalah seorang PNS dari Dinas Satpol PP Kota Langsa, Selasa (08/02/2022).

Zulfazli Arbi atau yang lebih akrab di sapa Jol, saat di temui awak media, sedang duduk berbincang ringan di ruangan Kantor Dewan Pimpinan Cabang Badan Advokasi Indonesia (BAI) Jalan Plamboyan Utama, No. 1 F Komplek BTN, Sungai Pauh Permai, Kecamatan Langsa Barat.

Dalam hal ini, Zulfazli mengatakan, bila dihitung total kerugian saya sebanyak Rp 200 juta lebih. Selain saya, juga ada korban korban lain yang belum membuat laporan.

BACA JUGA  Polda Jatim Buka Hotline Pengaduan Kasus Mafia Tanah, Ini Nomornya
BACA JUGA  Presiden Joko Widodo Minta Polri Kawal Investasi: Jika Kapolda Tak Bisa Mengawal, Ganti!

Selain tiga pelaku yang sudah tertangkap dan divonis oleh Pengadilan Negeri Langsa secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan secara bersama – sama.

Ada satu orang lagi (Yus) yang melarikan diri dan kini stutusnya sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Saya berharap kepada para korban yang lain untuk ikut mencari pelaku ini agar segera ditangkap, ungkapnya.

Selian itu, Zulfazli menambahkan bagi masyarakat yang juga menjadi korban investasi saham bodong ini, agar jangan takut untuk membuat laporan kepada pihak kepolisian atau bisa juga melalui Badan Advokasi Indonesia (BAI) bila membutuhkan pendampingan.

BACA JUGA  Jadi Pengedar Narkoba, Oknum PNS Ditangkap Ditresnarkoba Polda Banten
BACA JUGA  Tragedi Awal Bulan, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tewas Mengapung di Pantai Padang

“Intinya saya berharap proses kasus penipuan dengan modus bisnis Investasi saham yang telah merugikan masyarakat ini mendapat hukuman yang setimpal sesuai dengan Undang-undang yang berlaku di Negara kita ini,” tutup Zulfazli .

Diwaktu yang sama, bertepatan di kantor DPC BAI Kota Langsa saat di konfirmasi awak media terkait sanksi seorang PNS yang telah di vonis hukuman penjara selama dua tahun lebih.

Sementara itu, Ketua DPC BAI Delfian, SH juga mengatakan merujuk pada Undang-undang No 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara (ASN) soal pemberhentian atau pemecatan PNS diatur dalam pasal “87 ayat 4 huruf d.

BACA JUGA  Tinjau Vaksinasi Merdeka Candi, Kapolri: Momentum HUT RI Jadi Upaya Percepat Vaksinasi
BACA JUGA  Seluruh Personel Polres Aceh Tamiang Menerima Suntikan Vaksin Covid-19 Tahap Kedua

“PNS diberhentikan tidak dengan hormat karna dihukum penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara paling singkat 2 (dua ) tahun dan pidana yang dilakukan dengan berencana,”papar Delfian SH. (Syamsul).

Facebook Comments

Artikel sebelumyaDelfian, SH Ketua DPC BAI Kota Langsa Siap Bersinergi Antar Aparat Penegak Hukum
Artikel berikutnyaHari Pers Nasional 2022, Dedi Prima Harap Nilai Utama Jurnalistik Tetap Dijaga