Beranda INFO POLRI Perampokan dan Pembunuhan Sadis di Kuranji Terungkap, Otak Pelaku Pembantu dan Satpam

Perampokan dan Pembunuhan Sadis di Kuranji Terungkap, Otak Pelaku Pembantu dan Satpam

Padang – Perampokan sekaligus pembunuhan sadis dirumah mewah milik Gusdiantara ini menewaskan istri pemilik rumah bernama Yulia Netti (berusia 58 tahun). Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kelok, Belimbing Raya, RT.08/RW.03 Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sabtu (23/10/2021) lalu. Diketahui, dalang dari perampokan adalah satpam dan asisten rumah tangga (ART) korban.

Kapolresta Padang Kombes. Pol. Imran Amir mengatakan, ini adalah berkat kerja keras dari tim Sat Reskrim Polresta Kota Padang, Polsek Kuranji dan tim Klewang. Akhirnya aktor intelektual dari pristiwa perampokan dan pembunuhan sadis yang terjadi di kelok Kuranji berhasil terungkap.

Ini adalah kerja keras anggota di lapangan mulai dari melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan dengan teknologi mengetahui otak pelaku dalam kasus ini adalah dari pihak dalam sendiri.

BACA JUGA  Gugatan Syafrial Kani Cs Ditolak PN Padang, Irwan Basir: Tidak Ada KAN Tandingan di Nagari Pauh IX Kuranji
BACA JUGA  Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di Danau Gawir, Legok, Tangerang

“Otak dari pelaku adalah satpam dan asisten rumah tangga (ART) di rumah korban, total pelaku yang sudah ditangkap dalam kasus ini sebanyak tiga orang,” kata Kapolresta Padang Kombes. Pol. Imran Amir, dalam jumpa pers di Padang, Jum’at (5/11/2021). seperti diberitakan Radar Bhayangkara Indonesia.

Satpam yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Nama tersebut adalah Robi (berusia 23 tahun), sementara asisten rumah tangga berjenis kelamin perempuan bernama Eni (berusia 23 tahun), dan tersangka lainnya yang juga perempuan Rusmadila (berusia 42 tahun).

Lebih lanjut, Kapolresta Padang mengungkapkan sebenarnya pelaku Robi dan Eni sudah dibekuk dalam waktu 2×24 jam usai kejadian. Namun polisi belum memberikan keterangan resmi demi kepentingan pengusutan kasus.

BACA JUGA  Cegah Curanmor, Polda Sumbar Imbau Masyarakat Gunakan Kunci Ganda
BACA JUGA  Tiga Tersangka Perampokan di Pulogadung Pakai Modus Ban Bocor

“Belum diekspos secara resmi karena memang masih ada pelaku lain yang diburu oleh petugas, berkat kerja keras anggota akhirnya satu pelaku lagi berhasil ditangkap,” jelasnya Imran Amir.

Kepada polisi pelaku Eni mengaku perbuatannya dilakukan atas motif sakit hati terhadap korban yang tidak lain adalah majikannya. Hingga saat pulang kampung ke Sumatera Selatan ia akhirnya menyusun siasat untuk melakukan perampokan di rumah. Diibantu oleh satpam rumah dan pelaku Rusmadila yang diketahui masih kerabatnya.

Kini ketiganya sudah ditahan oleh pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum, mereka dijerat dengan pasal 365 ayat (4) KUHPidana, Juncto (Jo) pasal 55, 56 KUHPidana.

BACA JUGA  Oknum Polisi Tersangka Pembunuhan, AKBP Nainggolan: Kita Profesional dan Pelaku Diancam 15 Tahun Penjara
BACA JUGA  Pembunuhan Sadis di Sukamara, Polres Berhasil Ringkus 3 Tersangka

Pelaku dalam kasus perampokan dan pembunuhan ini sebanyak 6 orang
3 orang sudah tertangkap dan 3 orang lagi masih daftar pencarian orang (DPO). Perampokan dan pembunuhan ini sebelumnya sudah di rencanakan jauh jauh hari oleh tersangka, ujarnya.

Selain tiga orang pelaku yang sudah ditangkap, pihak kepolisian masih memburu tiga pelaku lain yang diduga sebagai eksekutor pencurian. Dimana para pelaku masuk ke dalam rumah korban mengenakkan penutup wajah serta membawa senjata tajam.

Mereka menyekap penghuni rumah, termasuk di antaranya adalah pemilik rumah yang menjadi korban yakni Yuni Nelti (berusia 59 tahun), dan Kusbiantara (berusia 58 tahun) mengalami patah tangan.

BACA JUGA  Tim DVI Polda Jatim Serahkan 35 Korban Jenazah Awan Panas Guguran Gunung Semeru Kepada Keluarga
BACA JUGA  Sat Binmas Polres Majalengka Tertibkan Atribut dan Satpam Tanpa KTA

Korban Nelti ditusuk secara keji oleh pelaku menggunakan senjata tajam karena berusaha minta tolong dengan berteriak.

Akibat kejadian ini, kawanan perampok membawa kabur satu unit mobil Honda Mobilio, kartu Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), empat unit gawai (smartphone), serta perangkat CCTV, pungkasnya.

Sumber: Afranafan.
Editor: Muhammad Farhan.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaKapolda Aceh: Apresiasi Pemkab Bener Meriah dan Unsur Masyarakat Berhasil Turunkan Angka Kasus Covid-19
Artikel berikutnyaKunker ke Polres Aceh Tengah, Kapolda: Tinjau Vaksinasi Massal dan Berikan Bansos Kepada Warga