Beranda INFO POLRI Perdagangkan Satwa Dilindungi Melalui Medsos, Polda Jatim Ringkus Dua Pelaku

Perdagangkan Satwa Dilindungi Melalui Medsos, Polda Jatim Ringkus Dua Pelaku

Surabaya – Tim Intelair Subdit Gakkum, Ditpolairud, Polda Jawa Timur gerak cepat meringkus 2 orang pelaku yang menyimpan, memiliki dan memperniagakan satwayang dilindungi dalam keadaan hidup, Jumat (01/09/2021) sekira pukul 04.00 WIB.

Penangkapan ini setelah adanya informasi terkait adanya pengangkutan satwa burung yang dilindungi di atas truk dari Kalimantan ke Surabaya menggunakan sarana kapal.

Dua orang yang diringkus yakni, inisial RO dan AS. Peristiwa penangkapan ini terjadi di Jalan Pelabuhan Tanjung Perak, menuju Jalan Karang Pilang – Demak, Surabaya.

BACA JUGA  Polda Aceh: Perdagangan Ilegal Merkuri dan Sodium Cyanide
BACA JUGA  Polda DIY Ringkus 2 Tersangka Pengedar Satwa Dilindungi
Tim Intelair Subdit Gakkum, Ditpolairud, Polda Jawa Timur gerak cepat meringkus 2 orang pelaku yang menyimpan, memiliki dan memperniagakan satwayang dilindungi dalam keadaan hidup.

Awalnya, Tim Intelair Subdit Gakkum, melakukan pembuntutan terhadap beberapa kendaraan truk yang dicurigai membawa satwa dari pelabuhan. Kemudian tim mendapat informasi bahwa satwa burung tersebut sudah dipindahkan dari truk ke kendaraan sepeda motor yamaha vixion warna merah.

“Selanjutnya tim menindaklanjuti informasi tersebut dan mengamankan kendaraan di Jalan Perak Timur Surabaya,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes. Pol. Gatot Repli Handoko pada hari, Sabtu (02/09/2021).

Dari hasil pemeriksaan dan introgasi, ditemukan dua kotak atau box yang berisi satwa burung jenis elang yang akan dikirim ke Surabaya.Selanjutnya tim membuntuti kurir saat melakukan pengiriman dan berhasil mengamankan pemilik dari burung tersebut serta burung lain dari rumah pelaku.

BACA JUGA  Gubernur Sumut: Senang Lihat Warga Taati Prokes dan Minta Tetap Patuhi Pemerintah
BACA JUGA  Dalam 1 Bulan, Polrestabes Palembang Tangkap 59 Pelaku Kejahatan

“Satwa burung didapat atau dipesan dari Kalimantan melalui media sosial (Medsos/Facebook). Kemudian saat pengirimanditempatkan didalam kardus atau box, diangkut di atas Truk dan dibawa menuju Surabaya menggunakan Kapal, kemudian dikirim ke Alamat di Surabaya menggunakan sepeda motor,” lanjutnya.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan beberapa barang bukti. Dari tersangka AS, berhasil diamankan2 (dua) ekor burung jenis Elang Laut, 1 (satu) ekor burung jenis Elang Brontok, 1 (satu) ekor burung jenis Burung Hantu, 4 (empat) ekor burung jenis Alap-alap (1 ekor mati), 1 (satu) unit Hp merk Vivo warna ungu, 1 (satu) unit Hp merk Oppo warna putih, 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Vixion warna merah dengan Nopol L 5873 FI.

“Sementara dari tersangka AS, mengamankan barang bukti berupa, 7 (tujuh) ekor burung jenis Elang Bondol dan 1 (satu) unit Tablet merk Samsung warna putih,” katanya.

BACA JUGA  Kapolda Sumsel Berhasil Raih Dua Penghargaan dari Lemkapi
BACA JUGA  Polda Jateng Tindak Tegas Penimbun Obat-Obatan dan Penyebar Hoaks

Sementara untuk kedua pelaku akan dikenakan Pasal 40 ayat (2) jo pasal 21 ayat (2) huruf a Undang-undang Republik Indonesia Nomor 5 tahun 1990, tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah). (Aji)

Facebook Comments