Radar Berita Indonesia – Bencana banjir dan longsor melanda Kota Padang, Sumatera Barat, setelah hujan deras yang turun selama empat hari berturut-turut melumpuhkan aktivitas warga dan merusak berbagai infrastruktur vital.
Di Kecamatan Kuranji, jembatan penghubung antara Kelurahan Kuranji dan Kelurahan Sungai Sapih ambruk akibat hujan deras dan longsor, sehingga akses jalan terputus dan arus lalu lintas lumpuh total pada Kamis (27/11/2025) pagi.
Peristiwa ambruknya jembatan tersebut terjadi di Kampuang Tangah RT 02/RW 05, Kelurahan Kuranji, setelah hujan berintensitas tinggi memicu banjir dan pergerakan tanah yang menggerus pondasi jembatan. Kondisi itu menyebabkan struktur jembatan tidak mampu menahan tekanan air dan akhirnya runtuh.
Masyarakat setempat diimbau untuk segera menggunakan jalur alternatif dan mengutamakan keselamatan, mengingat potensi bencana susulan masih mungkin terjadi jika hujan lebat kembali turun.
Berdasarkan laporan Reporter Radar Berita Indonesia, Anizar Rajo Intan, serta data sementara dari BPBD Kota Padang hingga Kamis (27/11/2025), cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir telah memicu rangkaian bencana alam di berbagai titik.
Tercatat banjir terjadi di 14 titik, banjir bandang di 12 titik, longsor di 7 titik, pohon tumbang di 20 titik, dan angin puting beliung di 2 titik tersebar di sejumlah kecamatan.
BPBD Kota Padang mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang bermukim di daerah rawan banjir, bantaran sungai, lereng bukit, dan kawasan berpotensi longsor.
Warga juga diminta segera melakukan evakuasi mandiri ke titik aman apabila terjadi tanda-tanda bencana.
Titik Bencana Longsor dan Banjir di Kota Padang
Berikut titik-titik banjir yang terdata:
1. Komplek Villa Bukit Berlindo Blok C 7, Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara.
2. Pangkal Jembatan Palarik City, Kelurahan Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah.
3. Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo.
4. Jl. Cikarau dan Parak Jambu, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah.
5. Jl. Perdana, Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah.
6. Wisma Bunda, Kelurahan Batang Kabung Aie Pacah, Kecamatan Koto Tangah.
7. Maransi Indah 9 RT 03 RW 12, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah.
8. Jl. By Pass Km 15, Kelurahan Aie Pacah, Kecamatan Koto Tangah.
9. Jl. Koto Panjang, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah.
10. Jl. Linggarjati Kota Padang, Kelurahan Pasir Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah.
11. Jl. Sumatera – Jl. Lombok Padang, Kelurahan Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara.
12. Jl. Tabiang Banda Gadang, RT 05 RW 01, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo.
13. RT 03 RW 13, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah.
14. Jl. DPR Ujung RT 03 RW 14, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah.
Titik Banjir Bandang
1. Jl. Batu Busuk RT 01 RW 03, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh.
2. Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah.
3. Jl. Gunung Jaro, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo.
4. RT 05 RW 01, Kelurahan Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo.
5. Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah.
6. Perum KIP, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo.
7. RT 05 RW 11 Dadok, Kelurahan Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah.
8. SMP Negeri 24 Padang, Jl. Padang By Pass, Kelurahan Lubuk Begalung Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.
9. Parak Jambu Dadok, Kelurahan Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah.
10. Koto Baru Nan XX, Kelurahan Lubuk Begalung, Kecamatan Lubuk Begalung.
11. Komplek Salinglah 2 Blok E No. 2, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah.
12. Tanjung Berok, Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo.
Titik Longsor
1. Jl. Bukit Peti-Peti RT 01 RW 01, Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Padang Selatan.
2. Perum Prima Pondok Ranah Minang RT 002 RW 05, Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan.
3. RT 03 RW 05, Kelurahan Gates Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.
4. Jl. Pertanian No. 3, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah.
5. Kawasan UIN Imam Bonjol, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah.
6. RT 01 RW 07 Komplek Graha 3 Sungai Duo, Kelurahan Lubuk Minturun Sungai Lareh, Kecamatan Koto Tangah.
7. Komplek Masjid Nur Zikrillah, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah.
Pohon Tumbang
1. Jl. Padang–Painan, Kelurahan Gates, Kecamatan Lubuk Begalung.
2. RT 005 RW 005, Kelurahan Cengkeh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.
3. Jl. Mawar XIII RT 003 RW 013, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah.
4. Gunung Padang, Kelurahan Bukit Gado-Gado, Kecamatan Padang Selatan.
5. Jl. Rasuna Said 74, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat.
6. Jl. Berok Raya 32–34, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo.
7. Jl. Raya Padang–Painan Km 15 Bukit Lampu RT 01 RW 02, Kelurahan Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung.
8. Jl. Raya By Pass Km 17, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah.
9. Jl. Veteran, Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat.
10. RT 001 RW 005, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan.
11. RT 03 RW 02, Kelurahan Piai Tangah, Kecamatan Pauh.
12. RT 01 RW 02 Kampuang Ladang Seberang Padang, Kelurahan Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan.
13. Jl. Piai Tangah RT 03 RW 02, Kelurahan Piai Tangah, Kecamatan Pauh.
14. Jl. Pitameh Tanjung Saba RT 03 RW 04, Kelurahan Tanjung Saba Pitameh, Kecamatan Lubuk Begalung.
15. Jl. Raya Padang–Solok Panorama 2, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan.
16. Jl. Raya Padang–Solok Panorama 2, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan.
17. Komplek Masjid Nur Zikrillah, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah.
18. RT 02 RW 08, Kelurahan Pagambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.
19. RT 04 RW 06, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah.
20. RT 02 RW 05, Kelurahan Pagambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.
Status Tanggap Darurat dan Dampak Kerusakan
Sebelumnya, Pemerintah Kota Padang resmi menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Alam akibat cuaca ekstrem yang melanda daerah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
“Bapak Wali Kota sudah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Alam,” ungkap Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, kepada Diskominfo Padang, Rabu (26/11/2025).
Status tersebut dituangkan melalui Surat Keputusan Wali Kota Padang Nomor 795. Status Tanggap Darurat itu berlaku selama 14 hari, mulai 25 November hingga 8 Desember 2025.
Berdasarkan kaji cepat BPBD, curah hujan tinggi telah menyebabkan kerusakan cukup luas.
Pohon tumbang tercatat di belasan lokasi, longsor di sejumlah titik, banjir dan banjir bandang melanda banyak kawasan di sebelas kecamatan.
“Akibat kejadian itu, rumah rusak berat sebanyak dua unit, rumah rusak sedang sebanyak 61 unit, dan rusak ringan sebanyak 17 unit,” sebut Kalaksa BPBD Padang.
Selain itu, satu unit musala di Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, mengalami rusak berat. Jalan putus sepanjang sekitar 60 meter terjadi di kawasan Lambung Bukit, serta delapan intake Perumda Air Minum Padang dilaporkan rusak.
Dampaknya, sekitar 100.000 pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang tidak mendapat pasokan air bersih.
“Peristiwa hujan ekstrem dan longsor ini berdampak pada sekitar 27.138 jiwa,” ujar Hendri.
Reporter: Anizar Rajo Intan.
Editor: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo.


