Beranda INFO POLRI Polda NTT Ringkus Komplotan Spesialis Pencuri Baterai Tower di Kupang

Polda NTT Ringkus Komplotan Spesialis Pencuri Baterai Tower di Kupang

Kupang – Unit Resmob, Subdit III Jatanras, Ditreskrimum Polda NTT berhasil mengungkap komplotan spesialis penilap baterai tower milik PT. Telkomsel di wilayah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Tiga pelaku berhasil diringkus yakni inisial YS (berusia 31 tahun), EP (berusia 28 tahun), dan RN (berusia 31 tahun) di lokasi berbeda di Kota Kupang.

Unit Resmob, Subdit III Jatanras, Ditreskrimum Polda NTT berhasil mengungkap komplotan spesialis curi baterai tower milik PT. Telkomsel.

BACA JUGA  Pelaku Pencurian Kabel LRT Setiabudi Adalah Pekerja Proyek
BACA JUGA  Korban Pembunuhan Istri Siri di Depok, Pelaku Sempat Cekcok Soal Jual Diri

Mereka adalah Yes alias Stuken (berusia 31 tahun), Epan (berusia 28 tahun), dan Rian (berusia 31 tahun) yang selama ini mereka diwilayah Kota danKabupaten Kupang, jelas Kabid Humas Polda NTT.

Pengungkapan kasus tersebut bermula dari pihaknya mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya oknum masyarakat yang akan menjual baterai mirip baterai tower milik PT. telkomsel di seputaran Kelurahan Oeba dan Alak Kota Kupang.

“Mendapatkan informasi tersebut tim Unit Resmob Ditreskrimum Polda NTT dipimpin oleh Ipda Enos Bili melakukan penyelidikan dan pada hari Jumat tanggal 15 Oktober 2021 sekira pukul 15.00 Wita tim berhasil mengamankan Yes yang membawa 2 unit baterai tower merk shoto yang akan dijual di daerah Oebufu, Kota Kupang”, jelasnya.

BACA JUGA  Bakti Sosial, Kodim 0117/Aceh Tamiang Bagikan Paket Sembako Kaum Dhuafa
BACA JUGA  Dalang Pencurian Rumah Mewah di Kedoya Ditangkap Polisi

Saat interogasi lanjut Kombes Krisna pelaku Yes mengakui sudah beberapa kali mencuri battrey tower milik PT. Telkomsel di wilayah BTN Kolhua, Maulafa, Kota Kupang sebanyak 18 Unit batteray Merk Shoto dan dijual kepada Nelayan di seputaran Oeba, Kota Kupang.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaPolda Kalbar Grebek Pinjaman Online Ilegal di Pontianak
Artikel berikutnyaPolisi Berhasil Gagalkan Penyelundupan Ribuan Benih Lobster di Sukabumi