Beranda NARKOBA Polisi Berhasil Bongkar Kasus Peredaran Narkoba Sebanyak 5 Kg Sabu

Polisi Berhasil Bongkar Kasus Peredaran Narkoba Sebanyak 5 Kg Sabu

Radar BI | Polisi berhasil membongkar kasus peredaran narkoba jenis sabu sebanyak 5 kg dan juga mengamankan tersangka berinisial BP di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Endra Zulpan menerangkan, kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait peredaran narkoba yang kerap terjadi di Kampung Bahari.

Kemudian, tanggal 11 Januari penyidik bergerak ke kediaman tersangka yang berada di Kampung Bahari, tepatnya gang 3.

BACA JUGA  Selama 22 Hari, Polda Riau Berhasil Tangkap 463 Orang Peredaran Narkoba
BACA JUGA  Presiden Joko Widodo Minta Polri Kawal Investasi: Jika Kapolda Tak Bisa Mengawal, Ganti!

Dirumah tersangka kami menemukan barang bukti narkotika jenis sabu – sabu seperti yang tadi saya ungkap namun tidak dengan pemilik rumah, jelas Kombes. Pol. Endra Zulpan pada hari, Selasa (25/1/2022).

Diketahui, tersangka kerap berpindah-pindah untuk mengelabui Polisi dan kemudian penyidik menyusuri beberapa wilayah mulai dari Tangerang hingga Tasikmalaya untuk meringkus tersangka.

Bertempat di Kampung Sawah, Desa Karang Bolong, Kabupaten Pandeglang, Banten kita berhasil menemukan dan menangkap tersangka dan ia mengakui bahwa barang bukti narkoba itu memang miliknya, jelas Kombes. Pol. Endra Zulpan.

BACA JUGA  Dalam Sepekan, Polres Banyuasin Ringkus 6 Tersangka Kasus Narkoba
BACA JUGA  Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 2 Terduga Teroris di Tulungagung dan Nganjuk

Dalam penangkapan ini, Polisi tidak hanya mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 5 kilogram, tapi juga satu kotak plastik warna hitam yang didalamnya terdapat satu klip plastik berisi sabu dengan kode (F).

Kemudian, bungkus plastik klip kecil untuk memisahkan sabu tersebut dan diedarkan. Lalu, timbangan digital kecil serta dua unit handphone milik tersangka.

“Atas perbuatannya ini tersangka dijerat menggunakan UU narkotika nomor 35 tahun 2009 pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1, dengan ancaman hukuman paling singkat 6 tahun penjara dan paling lama 20 tahun,” pungkasnya Kombes. Pol. Endra Zulpan.

BACA JUGA  Wanita Misterius Pengirim Sate Beracun Sianida Ditangkap Polda DIY
BACA JUGA  Kapolda Jatim Distribusikan 250 Motor dan 2 Mobil Ambulance Support Kinerja Bhabinkamtibmas

Sumber: Humas Polri.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaPolda Riau Ringkus 8 Tersangka Pembakaran Mobil Dinas Kapalas II A Pekanbaru
Artikel berikutnyaPolda Metro Jaya Berhasil Gagalkan Penyeludupan Sabu Cair dari Mexico