Radar BI | Kapolrestabes Medan, Kombes. Pol. Riko Sunarko, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin konferensi pers terkait keberhasilan Unit 1 Satresnarkoba Polrestabes Medan dalam menangkap empat orang tersangka pelaku penyelundupan narkoba dengan barang bukti 13 Kilogram sabu dan 10 ribu butir pil ekstasi, digelar di Mapolrestabes Medan, Provinsi Sumatera Utara, Senin (27/12/2021).
Kapolrestabes Medan mengatakan bahwa dalam pengungkapan kasus ini tim Satresnarkoba Polrestabes Medan berhasil menangkap empat orang tersangka penyeludupan narkoba. Masing – masing berinisial SAS, PS (berusia 27 tahun) S (berusia 48 tahun) dan KA (berusia 42 tahun) yang merupakan warga Kota Tanjung Balai. Rencananya 13 kilogram sabu dan 10 ribu butir ekstasi ini akan diedarkan di Kota Medan.
Pengungkapan kasus peredaran narkoba ini berawal dari penangkapan tersangka SAS beserta barang bukti 9 gram sabu-sabu pada 23 Desember 2021, disalah satu hotel di Kota Medan. Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka SAS, diketahui informasi bahwa adanya barang narkotika yang tiba dari Malaysia di Kota Tanjung Balai.
“Setelah mendapatkan informasi tersebut tim melakukan pengintaian di daerah Tanjung Balai dan berhasil menangkap tersangka PS beserta barang bukti 13 kilogram sabu-sabu dan 10 ribu butir pil ekstasi.
Dari hasil interogasi terhadap tersangka PS, barang haram tersebut diperoleh dari dua orang kurir yang menjemput narkotika tersebut di tengah laut. Tersangka PS merupakan adik ipar dari tersangka SAS.
Tersangka PS mengambil narkotika itu atas perintah SAS. Petugas kembali melakukan pengembangan dan akhirnya berhasil menangkap tersangka S dan KA di Tanjung Balai,” tambah Kapolrestabes Medan.
Dari pengakuannya, pelaku tersebut mendapatkan upah sebesar Rp.20 juta perkilo jika berhasil mengantarkan sabu tersebut ke Kota Medan.
Selain mengamankan barang bukti 13 Kilogram sabu dan 10 ribu butir pil ekstasi tim Satresnarkoba Polrestabes Medan juga mengamankan 1 buah tas ransel warna merah hitam, 1 unit sepeda motor Honda Beat BK 3392 OAK, 4 unit handphone berbagai merk.
Akibat perbuatannya kini para tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Subs 112 Ayat (2) jo 132 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,”tegas Kapolrestabes Medan.
Tampak hadir mendampingi Kapolrestabes Medan dalam kegiatan konferensi pers tersebut Kasat Resnarkoba, Kasi Propam, Kasi Humas, Labfor Polda Sumut serta personel Satresnarkoba Polrestabes Medan.
Sumber: Divisi Humas Polri.