Polsek Lembak Ringkus Tiga Tersangka Pencurian Besi Tol di Muara Enim

87
Ilustrasi.
Radar BI, Muara Enim | Unit Reskrim Polsek Lembak berhasil ringkus 3 orang laki – laki pelaku pencurian dengan pemberatan besi ulil pembutan jalan tol milik PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) pada hari, Selasa (28/12/2021).

Pelaku pencurian atas nama Muhamad Nasir alias Mamat (berusia 30 tahun) warga Dusun 2 Desa Kemang, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim yang sehari hari bekerja sebagai petani nekat melakukan pencurian besi ulir pembutan jalan tol milik PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) bersama dengan dua rekannya yaitu Apriadin(berusia 30 tahun) dan Robet Samoan (berusia 30 tahun) warga Desa Sialingan, Kecamatan Belida darat, Kabupaten Muara Enim.

Kejadian bermula pada hari Minggu (28/12/2021) Pukul. 04.29 Wib. Dimana saat itu saksi bersama dengan anggota BKO Brimob sedang melaksanakan giat rutin patroli.

BACA JUGA  Oknum Anggota DPRD Lampung Utara Diduga Ancam Membunuh Warga Buay Bulan
BACA JUGA  KPK Geledah Kantor Pemerintah Kabupaten Kapuas

Kemudian saksi mendapatkan laporan bahwa di lokasi stok material besi di STA 46 desa Tanjung Tiga Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim. Ada beberapa orang yang sedang melakukan pencurian besi.

Kemudian saksi langsung melakukan pengejaran dan pembubaran terhadap pelaku pencurian membuat para pelaku langsung lari. Saat itu ditempat kejadian ditemukan 1 unit mobil truk warna kuning No. Polisi BG-872-RG yang berisikan besi ulir dengan ukuran diameter 16,19,22,32, yang sudah dipotong potong 1 sampai dengan 4 mater diduga mobil tersebut milik pelaku.

Atas kejadain tersebut saksi langsung melaporkan kejadain ke Polsek Lembak guna pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA  Sekretaris PDIP Hasto Kristiyanto Terancam Dilaporkan Polisi oleh Pendukung Prabowo
BACA JUGA  KPK Panggil Kepala BPBD dan Sekda Kota Bekasi di Kasus Suap Rahmat Effendi

Mendapatkan laporan adanya pencurian besi ulir pembutan jalan tol milik PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), Kapolsek Lembak AKP Sigit Widodo SH MH langsung memerintahakan Kanit Reskrim Polsek Lembak Aipda. Heri Defriansyah, SH beserta Unit Reskrim untuk melakukan penyelidikan.

Setelah melakukan penyelidikan dan juga menerima keterangan dari para saksi dilapangan, tim mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku pencurian besi tol. Pelaku merupakan warga desa Kemang Kecamatan Lembak dan Desa Sialingan Kecamatan Belida Darat.

Setelah mendapatkan informasi keberadaan pelaku pada hari Senin (28/12/2021) pukul 03.00 tim langsung gerak cepat melakukan penangkapan terhadap pelaku Muhamad Nasir alias Mamat yang sedang berada di Desa Kemang.

BACA JUGA  4 Tersangka Mafia Tanah Diungkap Polda Bengkulu
BACA JUGA  Kawal Inpres Nomor 2 Tahun 2023, LaNyalla: Rehabilitasi Pegiat dan Pendukung Keluarga PKI

Kemudian dari pelaku Muhamad Nasir alias Mamat tim berhasil mendapatkan informasi bahwa dia melakukan pencurian tidak sendirian melainkan bersama dengan 2 rekannya yaitu Apri dan Robet.

Kemudian tim langsung melakukan pengembangan dan akhirnya berhasil mengamankan Apri dan Robet di pondok wilayah desa lubuk enau, Kecamatan Lembak.

Pada saat dilakukan introgasi pelaku mengakui bahwa telah melakukan mereka telah melakukan pencurian besi Ulir milik PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI). Setelah itu, ketiga pelaku langsung dibawah ke Polsek Lembak guna pemeriksaan lebh lanjut.

BACA JUGA  Polda Banten Bergerak Cepat Bentuk Satgas Penanggulangan Mafia Tanah
BACA JUGA  Usai Ditetapkan Capres PDI Perjuangan, Ganjar: Mudah-mudahan Saya Mampu

Lebih lanjut, Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar, SIK melalui Kapolsek Lembak AKP. Sigit Widodo SH MH mengatakan hari ini kita berhasil mengamanakn 3 orang pelaku pencurian dengan pemberatan besi ulir pembuatan jalan tol milik PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI).

Ada pun barang bukti yang berhasil diamanakan yaitu 399 batang besi ulir ukuran 16,19,22,32 dengan panjang 1 s/d 4 meter, 1 unit mobil truk warna kuning No.Polisi BG-8772-RG dan 2 buah gergaji besi.

Saat ini ketiga pelaku telah kita amankan di Polsek Lembak guna pemeriksaan lebih lanjut, dan ketiga pelaku akan kita kenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian engan pembertan dengan hukuman diatas 5 tahun penjara, pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini