BerandaKESEHATANSolusi Efektif Mengatasi Nyeri Tulang: Penyebab dan Pilihan Obat

Solusi Efektif Mengatasi Nyeri Tulang: Penyebab dan Pilihan Obat

Radar Berita Indonesia | Obat pereda nyeri tulang dapat mengatasi rasa tidak nyaman saat bergerak atau beraktivitas. Ada berbagai macam obat pereda nyeri tulang yang bisa digunakan, baik yang dijual bebas di apotek maupun diperoleh dengan resep dokter.

Nyeri tulang sering digambarkan sebagai nyeri yang menusuk. Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja, namun orang lanjut usia atau lansia lebih rentan mengalaminya. Hal ini bisa terjadi karena kepadatan tulang dapat menurun seiring bertambahnya usia sehingga rentan memicu berbagai keluhan, termasuk nyeri tulang.

Selain kepadatan tulang yang menurun, nyeri tulang juga bisa terjadi akibat kondisi medis tertentu, seperti cedera, kurang nutrisi, infeksi, konsumsi obat tertentu, peradangan, atau bahkan kanker.

Nyeri pada tulang bisa hilang begitu penyebabnya teratasi, namun bisa juga membutuhkan waktu lebih lama untuk mereda. Karena dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan seringkali mengganggu aktivitas, keluhan ini memerlukan obat pereda nyeri tulang untuk meringankannya.

Beragam Pilihan Obat Pereda Sakit Tulang
Berikut berbagai pilihan obat pereda nyeri tulang yang umum digunakan:

1. Parasetamol
Parasetamol adalah salah satu obat pereda nyeri tulang yang paling umum digunakan. Obat ini umumnya dapat digunakan untuk mengatasi nyeri tulang ringan hingga sedang.

Meski obat sakit tulang ini bisa dibeli bebas di apotek tanpa resep dokter, namun pastikan Anda mengonsumsinya sesuai petunjuk penggunaan yang tertulis di kemasan.

2. Obat anti inflamasi nonsteroid
Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen , naproxen, dan diklofenak, juga dapat digunakan sebagai pereda nyeri tulang. Obat ini bekerja dengan cara menghambat produksi senyawa pemicu nyeri, yaitu prostaglandin.

Meski umum digunakan, beberapa jenis NSAID memerlukan resep dari dokter. Ini tidak boleh digunakan dengan santai. Pasalnya, mengonsumsi obat ini dalam jangka panjang atau dengan dosis yang terlalu tinggi dapat menimbulkan efek samping yang serius, seperti pendarahan pada saluran cerna.

3. Obat opioid
Jika nyeri tulang tidak bisa diatasi dengan kedua jenis obat di atas, dokter bisa meresepkan obat opioid , seperti kodein , buprenorfin, atau hidrokodon. Obat jenis ini hanya digunakan untuk meredakan nyeri hebat dalam jangka pendek, misalnya setelah mengalami patah tulang atau menjalani operasi.

4. Antibiotik
Jika nyeri tulang disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik untuk menghambat atau membunuh bakteri tersebut. Antibiotik biasanya juga dikombinasikan dengan obat pereda nyeri tulang yang telah dibahas sebelumnya.

Infeksi bakteri pada tulang sebenarnya cukup jarang terjadi, namun umumnya muncul sebagai komplikasi dari infeksi bakteri pada kulit atau luka terbuka yang tidak diobati sepenuhnya.

5. Vitamin D
Suplemen vitamin D juga biasa diberikan bersama obat pereda nyeri tulang lainnya. Konsumsi vitamin D yang cukup dapat membantu penyerapan kalsium sehingga memperkuat tulang dan mengurangi berbagai keluhan tulang, termasuk nyeri tulang.

Selain mengonsumsi suplemen vitamin D, Anda juga dianjurkan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D tinggi , seperti kuning telur, jamur, dan ikan salmon.

Bahkan, berjemur di bawah sinar matahari juga dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin D karena dapat mendorong produksi vitamin tersebut dalam tubuh.

Secara umum berbagai obat pereda nyeri tulang di atas aman digunakan. Namun penggunaannya perlu disesuaikan dengan penyebab nyeri tulang yang dialami. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan dokter untuk mengetahui penyebab nyeri dan mendapatkan pengobatan yang tepat.

Apalagi jika kamu memiliki kondisi medis tertentu, seperti berusia di atas 65 tahun, sedang hamil, menyusui, menderita sakit maag, alergi obat tertentu, atau menderita penyakit jantung, liver, ginjal, dan hipertensi.

Sumber: Alodokter.

Google News

Must Read

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini