Beranda DAERAH Terpilih di Musnas I, Agenanda Djatmika: Bersinergi Dalam Pelaksanaan Tugas Polri Ciptakan...

Terpilih di Musnas I, Agenanda Djatmika: Bersinergi Dalam Pelaksanaan Tugas Polri Ciptakan Kamtibmas Yang Kondusif

Radar BI, Jakarta | Dalam musyawarah nasional I (Musnas) Agenanda Djatmika, SE, MBA terpilih sebagai Ketua Umum Pokdar Kamtibmas Bhayangkara masa bakti periode tahun 2021 sampai 2026. Bertempat di The Falatehan Hotel, Jalan Falatehan I No.26, RT.02/RW.01, Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2021) Pagi.

Agenanda Djatmika Ketua Umum Pokdar Kamtibmas Bhayangkara  mengatakan, dalam waktu dekat ini kami segera melengkapi legalitas perusahaan agar terdaftar di pemerintahan dan diakui oleh polri.

External ada 8 perintah pokdar kamtibmas bhayangkara harus segera dijalan dalam waktu dekat ini, salah satu adalah konsilidasi organisasi baik di tingkat daerah, resort, sektor dan subsektor di Indonesia, tuturnya Agenanda Djatmika.

BACA JUGA  Uji Coba Persiapan Porprov 2022, Yusuf: Kantongi Kemampuan Pemain
BACA JUGA  Sambut Bulan Suci Ramadan 1442 H, Kapolda Sumut Ajak Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Jaga Kamtibmas

Lebih lanjut, Agenanda Djatmika menyampaikan “Alhamdulillah”, kami dipercaya sebagai user id/admin dari pada bimmas online (BOS) versi II. Dalam waktu dekat ini, kami akan untuk mengikuti training of trainer (TOT). Sehingga anggota pokdar kamtibmas bhayangkara mendapatkan ilmu dan akan bisa menjabarkan (BOS) tersebut di seluruh jajaran pokdar kamtibmas di seluruh Indonesia.

“Pokdar Kamtibmas Bhayangkara sebagai mitra polri dan kami lebarkan sayap untuk siap bersinergi dengan polri, organisasi masyarakat (Ormas) yang berada di Indonesia”, ujarnya.

Dalam waktu dekat ini, Djatmika mengatakan pengurus Pokdar Kamtibmas Bhayangkara akan silaturahmi dengan lima binaan polri. Pertama keluarga besar putra putri polri, KBFKKPI dan lainnya. Sebelum pengurus Pokdar Kamtibmas melangkah keluar dari lima binaan polri.

BACA JUGA  Wakapolda Riau Ikut Melakukan Pemadaman dan Pendinginan Lahan
BACA JUGA  Kapolri Bentuk 84 Polsek Baru di 23 Polda, Berikut Ini Daerahnya

“Program pokdar kamtibmas akan dibicarakan dalam angenda rakernas, program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Sebenarnya program ini kami sudah disusun, tetapi harus disetujui oleh 34 Ketua pokdar kamtibmas di Indonesia”, katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan khususnya Jakarta ibukota di Indonesia sebagai barometer organisasi. Kami selalu ingatkan kepada anggota di wilayah Jakarta melaksanakan tugas Kamtibmas.

Kita salah satu perpanjangan mata dan telinga polisi di masyarakat. Kami mitra Polri yang tupoksi utamanya membantu kinerja Polri dalam hal kamtibmas di wilayah masing-masing.

BACA JUGA  Kapolri: 1.062 Polsek se-Indonesia Tidak Bisa Lagi Menyidik Kasus, Hanya Pelihara Kamtibmas
BACA JUGA  Kecelakaan Beruntun di Kampar, 2 Orang Tewas di Lokasi Kejadian

Kami memberikan aturan, petunjuk agar anggota pokdar kamtibmas sebagai fungsi mitra kamtibmas polri, karena wewenang kami terbatas bukan sebagai polri. Anggota pokdar kamtibmas jangan sampai seperti polisi sebenarnya, barometer ini akan diberitahukan ke seluruh daerah di Indonesia.

Menambahkan, Agenanda Djatmika menghimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun minimal 20 detik, menjaga jarak minimal 1 meter, membatasi mobilitas, dan menghindari keramaian meski sudah mendapatkan vaksin.

Tetap dukung program vaksinasi (Covid-19) dan ikut berpartisipasi dalam penanganan (Covid-19) agar Indonesia lekas pulih dan perekonomian Indonesia kembali bangkit.

BACA JUGA  Wanita Muda Dibacok Mantan Suami, Kedua Tangannya Nyaris Putus
BACA JUGA  Polsek Tambelang Ungkap Tindak Pidana Pencurian dan Kekerasan

Agenanda Djatmika juga berharap kepada seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama untuk dapat menghimbau masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi, pungkasnya.

Sumber: Arief.
Editor: Dedi Prima.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaTambang Timah Ilegal di Tanjung Pandan, Diduga Dibekingi Oknum Aparat Penegak Hukum
Artikel berikutnyaSidang Sengketa Tanah di Bogor, Ukat Sukatma: Tidak Memiliki Tanah, Kenapa Nama dan Tanda Tangan Dipalsukan