Beranda DAERAH Kalapas Banyuwangi Komitmen Berantasan Pungli Hingga Peredaran Narkoba di Dalam Lapas

Kalapas Banyuwangi Komitmen Berantasan Pungli Hingga Peredaran Narkoba di Dalam Lapas

Radar BI | Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Nasional Anti Narkoba (DPC Granat) melakukan kunjungan ke lembaga pemasyarakatan Banyuwangi, Senin (15/11/2020). Granat yang merupakan salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang memiliki kepedulian terhadap maraknya peredaran narkoba khususnya di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Didalam kunjungan tersebut DPC Granat Banyuwangi untuk melakukan audiensi kepada Lapas Banyuwangi terkait upaya yang dilakukan oleh Lapas Banyuwangi dalam memberantas peredaran gelap narkoba, serta kegiatan pembinaan terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP) dalam perkara narkoba.

Rombongan yang dipimpin oleh ketua DPC Granat Didik Nurhadisaleh didampingi Sekretaris Darmawan serta pengurus lainnya, disambut Kalapas Banyuwangi Wahyu Indiarto dan didampingi oleh Kasi Admin Kamtib dan Kasubsi Keamanan.

BACA JUGA  Bareskrim Gagalkan Peredaran 42,3 Kg Sabu dan 85 Ribu Ekstasi
BACA JUGA  HUT ke-76 RI di Kuranji, Irwan Basir Pemuda Harus Mempersiapkan Diri Untuk Masa Yang Akan Datang

Didalam kunjungan yang sangat akrab ini Wahyu menyampaikan, bahwa Lapas Banyuwangi berkomitmen untuk memberantas Halinar (Handphone, pungli, narkoba) didalam lapas, kami tidak segan-segan menindak WBP maupun oknum yang lain yang bermain-main dengan narkoba, Wahyu berkomitmen yang dibangun bukan hanya berbentuk kata-kata maupun tulisan.

Selian itu, Wahyu yang baru menjabat 10 bulan sejak 21 Januari 2021 hingga kini Lapas Banyuwangi telah 3 kali menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang tersebut masuk kedalam Lapas Banyuwangi ini merupakan bukti nyata.

Bahwa kami terus memberantas peredaran gelap narkoba didalam lapas dan kami terus didorong oleh Derektur Jendral Pemasyarakatan maupun Kepala Kanwil Keminkomham Jatim untuk menjalankan komitmen tersebut dengan sebaik-baiknya”.

BACA JUGA  7 Warga Jadi Tersangka Pembunuhan Penyu Lekang Satwa Dilindungi
BACA JUGA  Polda Metro Jaya Buru Pemasok Sabu ke Mantan Mucikari Artis Robby Abbas

Bagi WBP yang melanggar Wahyu akan memberikan sanksi tegas berupa pencatatan dalam register F atau pencabutan segala haknya seperti remisi, cuti bersama dan pembebasan bersyarat, serta yang bersangkutan ditempatkan dalam sel isolasi.

Semua kami berikan sanksi yang sama tidak ada diskriminasi siapapun yang berani melanggar pasti akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku dan segera kami lakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan penyidikan lebih lanjut, ucap Wahyu.

Wahyu menyadari, pihaknya tidak bisa maksimal dalam memberantas peredaran narkoba tanpa bantuan dari aparat penegak hukum lain maupun staf keholder terkait, oleh karenanya kami memohon bantuan dari DPC Granat Banyuwangi jika memang ada informasi terkait WBP kami yang masih bermain dengan narkoba mohon segera informasikan kepada kami untuk kami telusuri lebih lanjut” tutur Wahyu.

BACA JUGA  Polda Sumsel Apresiasi Sinar Mas Group Donasikan ke 1.200 Ton Oksigen Tiap Bulan
BACA JUGA  Polisi Tangkap 3 Pemuda Usai Konsumsi Narkoba, 1 Orang Masih Pelajar SMP

Terkait pembinaan yang dilakukan oleh Lapas Banyuwangi terhadap WBP narkoba, Lapas Banyuwangi telah menyediakan beragam pembinaan yang bisa diikuti oleh semua WBP mulai dari pembinaan kepribadian hingga ketrampilan, mulai dari membatik hingga ketrampilan yang lainnya.

Terkait dengan Lapas Banyuwangi yang over kapasitas yang berada dikasaran angka 60% tahanan narkoba tidak dipungkiri oleh Wahyu menjadi hambatan proses pembinaan. Namun pihaknya terus berusaha semaksimal mungkin agar semua kegiatan pembinaan bisa diikuti oleh semua WBP.

Oleh karena itu, Didik selaku ketua DPC Granat Banyuwangi menyampaikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan oleh Lapas Banyuwangi untuk memotong rantai peredaran narkoba di Lapas Banyuwangi.

BACA JUGA  Polda Riau Musnahkan 86 Kgs Sabu Diamankan dari 6 Orang Tersangka
BACA JUGA  Terapkan PPKM Mikro, Kapolres Cianjur Salurkan Bantuan 3 Unit Laptop

Mengingat saat ini Banyuwangi berada dalam zona merah peredaran narkoba, maka kami selalu melakukan pemantauan terhadap peredaran gelap narkoba di Banyuwangi, termasuk kunjungan kami kali ini untuk memantau isu mengenai peredaran gelap narkoba yang beresiko terjadi didalam Lapas Banyuwangi” beber Didik.

Kami berharap sinergi terus berjalan dengan baik dengan harapan dapat menekan jumlah peredaran narkoba di Kabupaten Banyuwangi, pungkas Wahyu. (Sudijono)

Facebook Comments

Artikel sebelumyaPolisi Tetapkan Satu Tersangka Baru Kasus Pencurian 111 Ton Besi Proyek Kereta Cepat
Artikel berikutnyaPolda Aceh Periksa 17 Saksi Terkait Pembakaran Rumah Wartawan di Agara