Beranda INFO POLRI Mengaku Keponakan Wakil Bupati Banyuasin, Pria di Sumsel Larikan Uang Rp 605...

Mengaku Keponakan Wakil Bupati Banyuasin, Pria di Sumsel Larikan Uang Rp 605 Juta Milik Pemborong

Radar BI, Banyuasin | Mukromin Muqsid alias Romi DPO kasus penipuan dan penggelapan dengan modus proyek fiktif berhasil di tangkap jajaran Polsek Ilir Timur II Palembang.

Setelah dua bulan buron dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), akhirnya pelarian Mukromin terhenti. Tim Buser Polsek Ilir Timur II yang di pimpin langsung oleh Kanit Reskrim Iptu Firmansyah SH, berhasil menangkap Mukromin di sebuah kosan di Lorong Manggar kelurahan Lawang Kidul Kecamatan Ilir Timur II.

Korban bernama Lawata warga Jalan Yayasan I RT.16/RW.05 Kelurahan Sei Buah, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.

Kapolsek Ilir Timur II Kompol Yuliansyah SH mengatakan, pelaku ditangkap karena diduga telah menggelapkan uang senilai Rp. 605 juta dengan iming-iming proyek pembangunan jalan.

BACA JUGA  Stragedi Kecelakaan Beruntun 17 Kendaraan di Tol Cipularang, Berikut Nama Korban
BACA JUGA  Tidak Terbukti Bersalah, Hakim Tipikor Vonis Bebas Khasiman Terdakwa Korupsi Proyek Jalan Muara Situlen - Gelombang

“Modus pelaku menjalankan aksinya dengan mengaku sebagai keponakan Wakil Bupati Banyuasin dan mempertemukan korbannya dengan wakil Bupati Banyuasin,” ujar Kompol Yuliansyah saat rilis press, Kamis (09/23/2021).

“Pelaku ini memang spesialis mafia proyek, cara kerjanya sangat rapi, mulai dari Rancangan Anggaran Biaya (RAB) proyek, dan surat-surat pendukung yang memang telah di persiapkan,” ungkapnya.

“Barang yang berhasil kita sita, uang tunai sebesar Rp 20 juta, empat lembar RAB Proyek, empat buah kwintansi, satu buat fhoto copy sertifikat, 2 handphone, dan 2 buat rekening koran,” pungkasnya.

BACA JUGA  Selegram Palembang Diduga Terjerat Kasus Penipuan Investasi Bodong
BACA JUGA  Corps HUT ke-76 Pomad, Letkol Cpm P. Tanjung: Prajurit TNI Sifat Ksatria, Sifat Bijaksana, Pantang Mundur, Kebesaran Hati dan Kejujuran

“Pelaku akan kita jerat dengan pasal 378 KUH Pidana dan pasal 372 KUH pidana dengan ancaman 4 tahun penjara,” tegas Kapolsek Ilir Timur II.

Menurut Romi, dia sengaja mengaku sebagai keponakan wakil Bupati Banyuasin agar korbannya percaya bahwa proyek jalan yang akan di berikan memang ada.(Suherman)

Facebook Comments

Artikel sebelumya7 Fakta Mengerikan Kasus Pemerkosaan 12 Santriwati oleh Guru Pesantren
Artikel berikutnyaSatu Rumah Dilalap Jago Merah, di Komplek Abadi Raya Kalidoni Palembang