Beranda INFO POLRI Polda Jabar Resmi Tetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai Tersangka Kasus Ujaran...

Polda Jabar Resmi Tetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai Tersangka Kasus Ujaran Kebencian

Habib Bahar bin Smith.
Radar BI, Bandung | Polda Jabar resmi menetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka kasus ujaran kebencian. Selain ditetapkan tersangka, penyidik juga langsung melakukan penahanan terhadap Habib Bahar.

Kabar tersebut diketahui lewat unggahan status pengacara Habib Bahar, Ichwan Tuankotta. Dalam keterangannya dia menulis “HBS setelah pemeriksaan saksi selesai langsung dinaikkan statusnya menjadi tersangka dan beliau diberikan surat penahanan,” tulis Ichwan pada hari, Senin (3/1/2022).

Saat dikonfirmasi kembali soal hal ini, Ichwan mengatakan akan menyampaikan secara detil lewat jumpa pers. Rencananya, jumpa pers akan dilakukan pada hari, Selasa (4/1/2022).

BACA JUGA  Sat Reserse Narkoba Polres Majalengka Ringkus 7 Tersangka Peredaran Narkoba
BACA JUGA  Polda Jabar Tindak Tegas Penimbun Tabung Oksigen

“Besok kita akan konferensi pers soal ini ya,” singkatnya.

Habib Bahar sebelumnya hadir memenuhi panggilan penyidik Polda Jabar. Dia menegaskan tidak akan mangkir dari panggilan penyidik.

“Saya tidak pernah mangkir dari panggilan dari zaman dulu sampai sekarang. Saya, sebagai warga negara saya memenuhi panggilan, saya kooperatif,” kata Habib Bahar di Polda Jawa Barat, Senin (3/1/2022).

Ketika itu, Habib Bahar sempat menyampaikan jika dirinya langsung ditahan seusai diperiksa maka hal itu merupakan bukti bahwa demokrasi di negeri ini telah mati.

BACA JUGA  Berikan Pelayanan Terbaik, Kapolda Resmikan Gedung Pelayanan BPKB Dit Lantas Polda Jabar
BACA JUGA  Hampir Rampung, Kapolda Sumut Cek Tol Binjai - Stabat

“Saya ingin menyampaikan andaikan jika saya nanti ditahan jika saya tidak keluar dari ruangan atau saya di penjara saya sampaikan bahwasanya inilah bentuk demokrasi sudah mati di Negara Republik Indonesia yang kita cintai, sebab kenapa? Saya dilaporkan secepat kilat. Sedangkan masih banyak penista Allah penista agama, tapi tidak di proses sama sekali,” kata dia.

Dia lantas mengingatkan kepada pengikutnya untuk tidak takut menyuarakan kebenaran. Sebab, dia juga mengklaim rela mati untuk itu.

“Bagi saya demi Islam, bangsa, demi rakyat demi Indonesia Demi agama demi akidah, jangankan dipenjara nyawa jiwa saya murah harganya, NKRI harga mati Indonesia merdeka,” ujarnya.

BACA JUGA  Dit Binmas Polda Jabar Jalin Silaturahmi dengan Media Radar Bhayangkara Indonesia
BACA JUGA  Polda Metro Jaya Periksa 2 Notaris Tersangka Kasus Mafia Tanah Keluarga Nirina Zubir

“Ingat itu yah, andaikan saya ditahan atau dipenjara, berarti keadilan telah mati di negara kita demokrasi telah mati,” pungkas Habib Bahar.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Kombes. Pol. Arief Rachman menyampaikan dari hasil penyidikan dan pemeriksaan hari ini penyidik mendapatkan dua alat bukti yang sah serta didukung barang bukti.

“Sehingga penyidik meningkatkan status hukum BS (Habib Bahar bin Smith) menjadi tersangka,” tegas Kombes. Pol. Arief Rachman di Markas Polda Jabar, Senin (3/1/2021) malam.

Tidak cuma Habib Bahar, dalam kasus ini TR yang merupakan pengunggah video ceramah ke akun YouTube juga ditetapkan sebagai tersangka.

BACA JUGA  Terbongkar Penggunaan Alat Rapid Test Antigen Bekas di Bandara Kuala Namu
BACA JUGA  Terungkap, Polda Jabar Segel Gudang Penjual Makanan Bekas Terendam Banjir

Selain itu, Kombes Arief menyampaikan untuk kepentingan penyidikan, pihaknya sudah melakukan penahanan terhadap Habib Bahar maupun tersangka TR.

“BS dinaikkan statusnya menjadi tersangka, untuk kepentingan penyidikan dimaksud, kepada BS dan TR, penyidik melakukan penangkapan dan dilanjutkan dengan penahanan,” tuturnya.

Dia menyebutkan Habib Bahar dijerat dengan Pasal 14 Ayat 1 dan 2 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana jo Pasal 55 KUHP, dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana jo Pasal 55 KUHP, dan atau Pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45a UU ITE jo Pasal 55 KUHP.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaDapatkan 2 Alat Bukti, Polda Jabar Tetapkan Bahar bin Smith Sebagai Tersangka
Artikel berikutnya40 Resident LRPPN BI DPD Banyuwangi Ikut Merayakan Ultah ke-7 Tahun