Beranda DAERAH Polri Pastikan Penanganan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Luwu Timur Sesuai Prosedur

Polri Pastikan Penanganan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Luwu Timur Sesuai Prosedur

Jakarta – Polri memastikan bahwa penanganan proses hukum mulai dari penerimaan laporan, penyelidikan, hingga penghentian kasus dugaan pemerkosaan di Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), sudah berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono memaparkan kronologi penanganan perkara itu. Mulai dari pihak kepolisian mulai dari tindaklanjut adanya laporan terkait hal itu ke Polres Luwu Timur pada tanggal 9 Oktober 2019.

Setelah menerima laporan itu, Polisi mengantas ketiga anak untuk dilakukan pemeriksaan atau Visum Et Repertum bersama dengan ibunya serta petugas P2TP2A Kabupaten Luwu Timur.

BACA JUGA  Bareskrim Polri Musnahkan Barang Bukti Narkoba 244 Kgs, Ganja 13,8 Kg dan Ekstasi 200 Ribu Butir
BACA JUGA  Korban Rugi Rp 2,4 Miliar, Polda Metro Jaya Bongkar Kasus Penipuan Modus Love Scamming

“Hasil pemeriksaan atau visum dengan hasil ketiga anak tersebut tidak ada kelainan dan tidak tampak adanya tanda-tanda kekerasan,” kata Argo dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (8/10/2021).

Sementara itu, dari laporan hasil asesamen P2TP2A Kabupaten Luwu Timur bahwa tidak ada tanda-tanda trauma pada ketiga anak tersebut kepada ayahnya.

“Karena setelah sang ayah datang di kantor P2TP2A ketiga anak tersebut menghampiri dan duduk dipangkuan ayahnya,” ujar Argo.

BACA JUGA  Pasca 2 Guru Ditembak dan Bangunan Dibakar KKB, Aktivitas Warga Beoga Kembali Normal
BACA JUGA  Polri Siapkan Skema Lalulintas Jalan Tol dan Jalur Wisata Antisipasi Kemacetan Libur Kenaikan Isa Al Masih

Selain itu, dalam hasil pemeriksaan Psikologi Puspaga P2TP2A Luwu Timur, ketiga anak tersebut dalam melakukan interaksi dengan lingkungan luar cukup baik dan normal. Serta hubungan dengan orang tua cukup perhatian dan harmonis, dalam pemahaman keagamaan sangat baik termasuk untuk fisik dan mental dalam keadaan sehat.

Argo mengungkapkan, hasil visum di RS Bhayangkara Polda Sulsel tidak ditemukan kelainan terhadap anak perempuan tersebut. Sementara, anak laki-lakinya tidak ada temuan atau kelainan juga.

Setelah melakukan rangkaian prosedur hukum, Polres Luwu Timur pun pada 5 Desember 2019 melakukan gelar perkara. Adapun kesimpulannya adalah menghentikan penyelidikan perkara tersebut.

BACA JUGA  Wujudkan Polri Bersinar, Kapolri: Tindak Tegas Oknum Polisi Terlibat Narkoba
BACA JUGA  Meninggal Mantan Bupati Yahukimo Abock Busup, Berikut Ini Paparan Polri

“Tidak ditemukan bukti yang cukup adanya tindak pidana sebagaimana yang dilaporkan,” ucap Argo.

Sementara, Polda Sulsel pada tanggal 6 Oktober 2020 juga telah melakukan gelar perkara khusus dengan kesimpulan menghentikan proses penyelidikannya.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaDitreskrimum Polda Jatim Ringkus 2 Tersangka Penggelapan Emas 7 Kgs
Artikel berikutnyaDandim Bersama Kapolres Tinjau Kegiatan Vaksinasi Massal di Aceh Tamiang