Beranda DAERAH Program Revolusi Industri 4.0, Bupati Kabupaten Cianjur: Percepatan Pencapaian Tujuan Pembangunan Nasional...

Program Revolusi Industri 4.0, Bupati Kabupaten Cianjur: Percepatan Pencapaian Tujuan Pembangunan Nasional Berkelanjutan

Radar BI | Bupati Kabupaten Cianjur, H. Herman Suherman, ST, M.AP didampingi Kepala Dinas Cianjur Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Hj. Euis Jamilah, S.Pd, M.AP dalam rangka kegiatan workshop pentingnya meningkatkan kapasitas kepala desa, perangkat desa, pendamping desa untuk mempercepat pembangunan disetiap desa di wilayah Kabupaten Cianjur.

“Karena tuntutan untuk percepatan pembangunan berbasis SDGs Desa ini sangat kuat, maka tidak ada pilihan bagi Bupati Kabupaten Cianjur selain harus meningkatkan kapasitas pendamping desa”, ujarnya Herman Suherman di Hotel Cianjur, Rabu (08/12/2021).

Bupati Kabupaten Cianjur juga mengatakan, Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan kepada kepala desa agar mulai hari ini berinvestasi dengan program revolusi industri 4.0 sudah digalakkan oleh pemerintah. Mampu meningkatkan produksi hingga ekspor, program ini bertujuan mendorong ekonomi Indonesia pada tahun 2030 masuk ke dalam 10 besar dunia.

Digital yang saat ini semakin berkembang maka dari itu ukuran keberhasilan perkembangan sebuah daerah bukan dilihat dari infrastukturnya saja, tapi juga dilihat dari perkembangan digitalisasi internet.

BACA JUGA  Dua Narapidana Hukuman Mati Masih Tunggu Putusan Eksekusi dari MA
BACA JUGA  Kapolda Sumut Akui Anggotanya Melakukan Pemerasan, Saya Minta Maaf

Hal itu diungkapkan Bupati Kabupaten Cianjur, H. Herman Suherman saat membuka kegiatan Workshop untuk peningkatan kapasitas kepala desa untuk investasi di Kabupaten Cianjur.

Herman Suherman berharap kedepannya di setiap setiap desa nanti itu hadir internet – internet atau Cianjur Caang. Sehingga bisa mempromosikan desanya masing – masing sehingga bisa terbaca oleh nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan sehingga dengan program revolusi industri 4.0 bisa mempromosikan pariwisata setiap desa, investasi akan datang di daerah Kabupaten Cianjur. Karena ukuran keberhasilan pembangunan ini bukan di bidang infrastruktur saja, bagaimana caranya investasi diluar bisa masuk ke Kabupaten Cianjur.

BACA JUGA  Amankan 2 Mucikari, Polda Kaltim Berhasil Ungkap Kasus Prostitusi Online di Bawah Umur
BACA JUGA  Cegah Konflik Sosial, Warga Aspirasi Pembangunan Jalan Kampung Dayak

Tentunya dengan workshop ini untuk peningkatan kapasitas kepala desa investasi di wilayah Kabupaten Cianjur. Tentunya dengan workshop ini setiap kepala desa akan membuka mata, banyak potensi wisata di Kabupaten Cianjur ini, tuturnya.

Peningkatan kapasitas tersebut diupayakan agar tingkat pendidikan yang dicapai kepala desa, perangkat desa, pendamping desa dan pengurus BUMDes selaras dengan kualitas kinerja yang dihasilkan, tuturnya.

Dengan memiliki kapasitas yang memadai dalam manajemen maupun pemberdayaan masyarakat, para kepala desa hingga pengurus BUMDes itu diharapkan bisa mencapai target-target pembangunan desa secara lebih profesional dan terukur.

BACA JUGA  Polri Kaji Libatkan Densus 88 Buru Kelompok Teroris KKB di Papua
BACA JUGA  Rakorbang Tingkat Kelurahan, Irwan Basir: Bersama Kita Dorong Percepatan Pembangunan di Kota Padang

Beberapa hal yang akan ditingkatkan dalam upaya meningkatkan kapasitas pemerintahan desa, yakni pelatihan ulang pendamping dalam pemutakhiran data tentang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Suistanabel Development Goals (SDGs) Desa.

Dapat dicapai melalui penyetaraan dari pengalaman pendampingan, prestasi pendampingan dan karya-karya pemberdayaan masyarakat desa yang telah dilakukan para pendamping desa, ujarnya.

Herman Suherman berharap para tokoh desa bisa memahami dasar akademis dari kebijakan, pelaksanaan pemerintahan, implementasi pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat dan bisnis BUMDes yang selama ini mereka kerjakan.

BACA JUGA  Kearifan Lokal, Kementerian PUPR Bangun 20 Rumah Homestay di Belitung
BACA JUGA  Tinjau Lokasi Ibu Kota Negara, Kapolri Ingin Pastikan Proses Pembangunan Berjalan Lancar

Para tokoh desa tersebut juga diharapkan bisa memahami metodologi dan penggunaan data serta informasi untuk menjalankan pemerintahan desa, pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat dan bisnis BUMDes.

Dengan pemahaman yang lebih baik dari para tokoh desa tersebut, masyarakat diharapkan bisa mendapatkan pelayanan publik, pendampingan dan layanan bisnis BUMDes yang lebih profesional dan lebih berkualitas sehingga kemajuan desa dan BUMDes dapat lebih cepat diraih, pungkasnya.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaSengketa Tanah di Cibinong, Penggugat Kembali Hadirkan Saksi di Persidangan
Artikel berikutnyaPeduli Korban Bencana Semeru FRB Serahkan Bantuan Melalui Kodim 0825/12