Radar Berita Indonesia | Letnan Dua Marinir Ahmad Zaidan, S.H., yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas Sementara (PgS) Dansatma Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang, menerima Piagam Tanda Kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial dari Pemerintah Republik Indonesia.
Penghargaan Penghargaan Satyalancana Kebaktian Sosial tersebut diserahkan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang pada Kamis (10/4/2025).
Satyalancana Kebaktian Sosial merupakan penghargaan yang dianugerahkan kepada individu yang menunjukkan jasa luar biasa di bidang kemanusiaan dan kesejahteraan sosial.
Letda Zaidan memperoleh penghargaan Satyalancana Kebaktian Sosial atas konsistensinya mendonorkan darah sebanyak 129 kali, sebuah pencapaian yang langka dan menginspirasi.
“Saya mulai donor darah sejak tahun 1991, tepat saat mendaftar menjadi anggota TNI AL. Saat itu saya berniat, jika diterima, saya akan terus mendonorkan darah sebagai bentuk pengabdian,” ungkap Letda Zaidan.

Dengan dedikasinya selama 34 tahun, Letda Zaidan kini menjadi salah satu pendonor darah paling aktif di Sumatera Selatan.
Aksi kemanusiaannya ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara institusi militer dan lembaga kemanusiaan dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat.
“Saat itu tahun 1991, ketika saya mendaftar menjadi anggota TNI, saya menanamkan niat dalam hati—jika saya diterima, saya akan rutin mendonorkan darah sebagai bentuk pengabdian,” ungkapnya.
Dedikasi luar biasa ini menjadikan Letda Zaidan sebagai salah satu pendonor darah paling aktif di wilayah Sumatera Selatan.
Aksi kemanusiaan seperti ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara institusi militer dan lembaga kemanusiaan, terutama dalam menghadapi tantangan di bidang kesehatan masyarakat.
Selain aktif berdinas, Letda Zaidan dikenal luas di kalangan relawan PMI sebagai sosok rendah hati dan inspiratif.
Ia kerap memotivasi generasi muda, khususnya di lingkungan militer dan mahasiswa, untuk rutin berdonor darah sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama.
“Donor darah itu tidak hanya soal membantu orang lain, tapi juga menjaga kesehatan diri sendiri. Ini adalah bentuk ibadah sosial yang sederhana namun sangat berarti,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kota Palembang menyampaikan apresiasi atas komitmen Letda Zaidan, sembari berharap semakin banyak anggota TNI dan masyarakat umum yang mengikuti jejaknya.
“Penghargaan ini bukan hanya bentuk pengakuan negara, tapi juga ajakan moral bagi kita semua untuk tidak lelah berbuat baik,” katanya.
Sebagai bagian dari Lanal Palembang, Letda Zaidan juga mendorong pelaksanaan donor darah rutin di lingkungan militer.
Ia berharap, budaya donor darah bisa menjadi bagian dari nilai-nilai kedinasan dan kemanusiaan di tubuh TNI.
Sumber: Herman.
Editor: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo.


