Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Raju Minropa, S.STP., M.Si., melepas kontingen Arum Jeram (FAJI) Kota Padang yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Raju Minropa, S.STP., M.Si., melepas kontingen Arum Jeram (FAJI) Kota Padang yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.

Radar Berita Indonesia – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Raju Minropa, S.STP., M.Si., melepas kontingen Arum Jeram (FAJI) Kota Padang yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.

Pelepasan berlangsung di Jalan Rasuna Said Nomor 46, Jati Baru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Rabu (30/9/2026) siang. Dalam kesempatan tersebut, Raju didampingi Ketua Umum KONI Kota Padang Erianto, Bendahara Umum KONI Kota Padang Zulhardi Z. Latif, Staf Khusus KONI Kota Padang Musmaizer Dt. Gamuak, serta pelatih Arum Jeram (FAJI) Kota Padang, Esneti.

Kontingen Arum Jeram Kota Padang berkekuatan 32 atlet dan enam pelatih. Mereka dipersiapkan untuk mengikuti 18 nomor pertandingan pada Porprov XVI Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung 2-14 Oktober 2026.

Dalam arahannya, Raju meminta seluruh atlet tampil maksimal, menjaga sportivitas, serta membawa nama baik Kota Padang selama mengikuti pertandingan.

“Adik-adik adalah wakil dari Kota Padang, sekaligus simbol Kota Padang. Karena itu, kita harus bertarung dan berjuang dengan sungguh-sungguh,” ujar Raju saat melepas kontingen.

Target Tujuh Medali Emas

Raju mengatakan, pengalaman dan capaian pada ajang sebelumnya dapat menjadi pijakan bagi atlet untuk menentukan target prestasi pada Porprov XVI.

Ia menyebut, pada 2018 atlet Arum Jeram Kota Padang mampu meraih tujuh medali emas dan menempati posisi kedua. Capaian tersebut diharapkan dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada Porprov 2026.

“Tadi sudah disampaikan, pada 2018 kita meraih tujuh medali emas dan menjadi juara dua. Tahun ini tentu kita harus menargetkan tujuh emas,” katanya.

Menurut Raju, dengan 18 nomor yang dipertandingkan dan seluruhnya diikuti atlet Kota Padang, peluang untuk menambah perolehan medali tetap terbuka.

“Kalau 18 nomor, paling tidak separuhnya bisa kita raih. Kalau bisa delapan medali emas, tentu lebih baik,” ujarnya.

Meski demikian, Raju mengingatkan para atlet agar tidak menjadikan bonus sebagai satu-satunya orientasi dalam bertanding. Menurutnya, prestasi atlet juga merupakan bagian dari tanggung jawab untuk menjaga nama baik daerah.

“Juara itu tidak hanya sekadar hadiah dan bonus. Yang jelas, kami menitipkan harapan kepada adik-adik untuk membawa nama baik Kota Padang,” katanya.

Pemko Tekankan Efisiensi Anggaran

Dalam kesempatan tersebut, Raju juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan Porprov XVI Sumatera Barat berlangsung di tengah keterbatasan anggaran. Karena itu, Pemerintah Kota Padang bersama KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) melakukan efisiensi terhadap kebutuhan operasional kontingen.

Ia menjelaskan, pembiayaan operasional, kepesertaan, dan sejumlah kebutuhan penyelenggaraan dilakukan melalui skema berbagi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Kondisi tersebut, kata Raju, menuntut pengelolaan anggaran secara cermat.

Raju mengatakan efisiensi tersebut diupayakan agar tidak mengurangi perhatian pemerintah terhadap penghargaan bagi atlet yang berhasil meraih prestasi.

“Kalau terlalu banyak di biaya operasional, nanti bonus bisa tidak maksimal. Karena itu kita berupaya mengefisienkan biaya operasional, tetapi memaksimalkan bonus bagi atlet berprestasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Padang berupaya agar bonus prestasi bagi atlet dapat dibayarkan pada tahun anggaran yang sama.

“Kita berupaya agar bonus dibayarkan tahun ini juga, tidak tahun depan. Ini sebagai motivasi bagi adik-adik,” tegas Raju.

Pendampingan Atlet Diperkuat

Selain persoalan pembiayaan, Raju meminta Satgas dan jajaran pendamping kontingen memperkuat pendampingan selama pelaksanaan Porprov.

Ia meminta seluruh kebutuhan atlet dapat ditangani dengan cepat, termasuk persoalan administrasi dan perizinan yang berpotensi menghambat keikutsertaan atlet dalam pertandingan.

“Jangan sampai ada atlet yang harus berangkat, tetapi terkendala masalah izin sehingga tidak jadi berangkat. Ini yang akan kita tugaskan dan segera kita selesaikan,” katanya.

Raju juga berpesan agar atlet menjaga kondisi fisik, mengikuti arahan pelatih, serta menjunjung tinggi sportivitas selama berada di arena pertandingan.

“Selamat bertanding, selamat berjuang. Kami titip nama Kota Padang kepada adik-adik semua. Pulanglah dengan membawa juara. Salam olahraga!” ujarnya.

Erianto: Atlet Adalah Pejuang Kota Padang

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Padang, Erianto, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang, jajaran pengurus KONI, pelatih, dan seluruh atlet yang telah mempersiapkan diri menghadapi Porprov XVI Sumatera Barat.

Erianto menyebut para atlet yang berangkat ke Porprov merupakan bagian dari perjuangan olahraga Kota Padang. Karena itu, ia meminta seluruh atlet dan pelatih menjaga nama baik daerah selama mengikuti pertandingan.

“Para atlet ini adalah pejuang-pejuang Kota Padang. Mereka akan berjuang mengharumkan nama Kota Padang, nantinya bukan hanya di tingkat provinsi, tetapi juga di tingkat nasional,” ujar Erianto.

Menurutnya, Porprov bukan hanya menjadi arena perebutan medali, tetapi juga bagian dari proses pembinaan dan pematangan atlet menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

Ia berharap atlet yang tampil pada Porprov XVI dapat melanjutkan pembinaan menuju Pra-PON hingga PON 2028.

“Kami mengajak atlet dan pelatih untuk bersama-sama menjaga nama baik Kota Padang selama mengikuti Porprov. Jaga kesehatan dan fokus mengikuti setiap pertandingan,” katanya.

Erianto juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang atas dukungan terhadap pembinaan olahraga. Ia mengatakan dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan program Padang Juara.

Terkait penghargaan bagi atlet berprestasi, Erianto menegaskan KONI bersama Pemerintah Kota Padang berkomitmen memberikan bonus kepada atlet yang berhasil meraih medali.

“Insyaallah, anak-anak kita yang mengikuti Porprov tahun ini dan mendapatkan medali, bonusnya akan dibayarkan langsung pada tahun ini. Tidak menunggu sampai tahun depan,” tegasnya.

FAJI Padang Bidik Hasil Maksimal

Pelatih Arum Jeram (FAJI) Kota Padang, Esneti, mengatakan tim telah mempersiapkan 32 atlet dan enam pelatih untuk menghadapi 18 nomor pertandingan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang dan KONI Kota Padang atas dukungan terhadap persiapan kontingen. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi tambahan motivasi bagi atlet untuk tampil maksimal.

“Pada kesempatan ini kami mohon doa dan restu agar perjuangan atlet Arum Jeram Kota Padang dapat memberikan hasil terbaik dan membawa pulang prestasi untuk Kota Padang,” ujarnya.

Esneti mengatakan pengalaman pada pertandingan sebelumnya menjadi salah satu bahan evaluasi bagi tim. Pada ajang sebelumnya, tim Arum Jeram Kota Padang meraih tujuh medali emas dan satu medali perunggu.

Menurutnya, hasil tersebut masih memiliki ruang untuk ditingkatkan. Ia menilai perolehan medali pada setiap nomor dapat memengaruhi posisi akhir dalam klasemen.

“Kemarin kami meraih tujuh medali emas dan satu perunggu. Kalau saat itu bisa mendapatkan medali perak, peluang untuk menjadi juara umum tentu akan semakin terbuka,” katanya.

Menghadapi Porprov XVI, Esneti meminta atlet tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis, tetapi juga memperhatikan kondisi arena pertandingan dan faktor cuaca.

Pasalnya, pelaksanaan pertandingan berlangsung pada periode musim penghujan yang dapat memengaruhi kondisi medan.

“Kami mengingatkan anak-anak untuk memperhatikan kondisi medan dan arena pertandingan. Karena saat ini musim penghujan, kondisi lapangan tentu harus menjadi perhatian,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh atlet menjaga kebugaran, konsentrasi, dan kekompakan tim selama mengikuti pertandingan.

“Berjuanglah dengan maksimal. Jaga kondisi, konsentrasi dan kekompakan. Kami berharap seluruh atlet dapat memberikan kemampuan terbaik demi membawa nama Kota Padang,” tutur Esneti.

Dengan kekuatan 32 atlet dan enam pelatih serta keikutsertaan pada 18 nomor pertandingan, FAJI Kota Padang menargetkan hasil maksimal pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026.

Seluruh atlet diharapkan mampu menjaga kondisi fisik, mengikuti strategi pelatih, serta menjunjung sportivitas selama pertandingan demi membawa nama baik Kota Padang.

“Semoga seluruh atlet diberikan kesehatan, kelancaran dan kekuatan selama bertanding, sehingga dapat memberikan hasil terbaik bagi Kota Padang,” pungkasnya.

Penulisan: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini