Beranda KRIMINAL 3 Tersangka Pembunuhan Khani Rumaf di Double O Dibawa ke Kejaksaan

3 Tersangka Pembunuhan Khani Rumaf di Double O Dibawa ke Kejaksaan

Sorong Kota, Radar BI | Setelah menjalani serangkaian penyidikan 3 (tiga) orang tersangka pembunuhan terhadap Khani Rumaf yang terjadi pada hari Senin tanggal 24 Januari 2022 di Jalan Sungai Maruni km 10 masuk, Kelurahan Sawagumu, Kota Sorong (rentetan kasus Double O) dan barang bukti diserahkan ke Kejaksaan Negeri Sorong pada hari Rabu (25/5/2022).

Penyerahan dilaksanakan oleh Kanit Tipidter Ipda I Made Bayu D. Putra S.Trk bersama Bripka Syaiful Anam SH, Bripka Fandi Fadli SH dan Brigadir Erdin diterima oleh Jaksa penyidik atau Jaksa Penuntut pada Kejaksaan Negeri Sorong.

BACA JUGA  Dugaan Korupsi Kasus Retribusi Pelayanan Tera, Kejaksaan Harus Dalami Keterlibatan Kepala Dinas
BACA JUGA  5 Korban Tertimbun Longsor di PLTA Batang Toru Dievakuasi, 8 Orang Masih Hilang

Adapun nama ketiga tersangka adalah atas nama inisial H (berusia 25 tahun), MTL alias Latu alias Moce (berusia 18 tahun) dan ST alias Refy (berusia 28 tahun) beserta barang bukti berupa 2 (dua) buah parang, 1 (satu) buah pisau, baju dan kain putih.

Kasat Reskrim Iptu Achmad Elyasarif Martadinata S.TK S.IK ditemui di ruang kerjanya menuturkan ” Untuk tersangka H kita sangkakan pasal 340 KUHP jo pasal 55 ayat (1) 1e KUHP atau Pasal 338 KUHP jo pasal 55 ayat (1) 1e KUHP atau pasal 170 ayat (2) ke 3e KUHP atau pasal 351 KUHP jo pasal 55 ayat (1) 1e KUHP sedangkan untuk tersangka MTL dan ST disangkakan Pasal 338 KUHP jo pasal 55 ayat (1) 1e KUHP atau pasal 170 ayat (2) ke 3e KUHP “.

BACA JUGA  Ditresnarkoba Polda Sumsel Berhasil Gagalkan Peredaran 4 Kg Sabu Asal Aceh
BACA JUGA  Jalin Silaturahmi, Berikut Ini Pesan Kasat Binmas Polres Majalengka Kepada Tokoh Masyarakat

Setelah di serahkan ke Kejaksaan Negeri Sorong nantinya ketiga tersangka tersebut akan segera di sidangkan pada Pengadilan Negeri Sorong untuk membuktikan dan mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Ancaman hukuman kalau pasal 340 KUHP itu pembunuhan direncanakan (moord), dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun sedangkan pasal 338 KUHP itu 15 tahun” tutup Kasat Reskrim.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaLepas 89 Jamaah Calon Haji Kuranji Irwan Basir: Selamat Jalan dan Semoga Jadi Haji Mabrur
Artikel berikutnya8 Rumah Terbakar di Kampung Jao, Tokoh Masyarakat Tionghoa Tuako Alam Mengucapkan Terimakasih atas Bantuan Irwan Basir