BerandaRadar Berita IndonesiaPEMERINTAHCamat Lubuk Begalung Pantau BAPANG 2026, Penerima Naik Signifikan Jadi 11.079 KK

Camat Lubuk Begalung Pantau BAPANG 2026, Penerima Naik Signifikan Jadi 11.079 KK

spot_img
Radar Berita Indonesia – Camat Lubuk Begalung, Nofiandi Amir, bersama jajaran pemerintah kecamatan melakukan monitoring langsung penyaluran Bantuan Pangan (BAPANG) di Kelurahan Pagambiran Nan XX, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan (BAPANG) ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan guna memastikan proses distribusi bantuan berjalan sesuai ketentuan serta tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.

Pada tahun 2026, jumlah penerima Bantuan Pangan di Kecamatan Lubuk Begalung tercatat sebanyak 11.079 kepala keluarga (KK). Angka tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2025 yang hanya mencapai 5.951 KK.

BACA JUGA  Temuan BPK RI Rp.150 Miliar Dana Covid-19 Sumbar, Novia Hertini: Bantah Tudingan Terkait Penyedia Hand Sanitaizer

Dalam kesempatan itu, Nofiandi Amir menegaskan pentingnya kerja sama yang solid dari seluruh petugas penyaluran.

Ia meminta agar setiap tahapan distribusi berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan oleh Perum Bulog, sehingga pelaksanaan dapat berlangsung tertib, lancar, dan akuntabel.

Camat Lubuk Begalung, Nofiandi Amir, bersama jajaran pemerintah kecamatan melakukan monitoring langsung penyaluran Bantuan Pangan (BAPANG) di Kelurahan Pagambiran Nan XX, Jumat (17/4/2026).
Camat Lubuk Begalung, Nofiandi Amir, bersama jajaran pemerintah kecamatan melakukan monitoring langsung penyaluran Bantuan Pangan (BAPANG) di Kelurahan Pagambiran Nan XX, Jumat (17/4/2026).
BACA JUGA  KPK Sebut Pejabat Ditjen Terima Suap Puluhan Miliar dari 3 Perusahaan

Ia juga mengingatkan agar pelayanan kepada masyarakat dilakukan dengan sikap ramah, transparan, dan penuh tanggung jawab. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap program-program pemerintah.

Selain fokus pada penyaluran bantuan pangan, pihak kecamatan juga mendorong adanya kolaborasi lintas sektor.

Nofiandi Amir meminta para lurah untuk berkoordinasi dengan pihak Puskesmas setempat agar kegiatan penyaluran BAPANG dapat disinergikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

BACA JUGA  Pengemudi Ugal-ugalan Pemakai Plat RFH Palsu dan Tabrak Polisi Ditetapkan Jadi Tersangka

Menurutnya, kolaborasi ini akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Tidak hanya mendapatkan bantuan pangan, warga juga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara langsung di lokasi kegiatan.

“Dengan adanya sinergi ini, masyarakat tidak hanya terbantu dari sisi kebutuhan pangan, tetapi juga mendapatkan perhatian dalam aspek kesehatan,” ujarnya.

Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan sinergi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, serta tenaga kesehatan semakin kuat.

BACA JUGA  Menhan Sjafrie Bongkar ‘Negara Dalam Negara’ di IMIP: Bandara Tanpa Bea Cukai dan Imigrasi Disorot

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya.

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read