Beranda KRIMINAL Hukuman Mati Mengintai WN Arab Saudi yang Tega Siram Istri dengan Air...

Hukuman Mati Mengintai WN Arab Saudi yang Tega Siram Istri dengan Air Keras Hingga Tewas

Kabar terbaru dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur mengenai kasus penyiraman air keras oleh warga negara asing (WNA) terhadap wanita asal Cianjur.
Radar BI | Kabar terbaru dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur mengenai kasus penyiraman air keras oleh warga negara asing (WNA) terhadap wanita asal Cianjur, akan segera dlimpahkan ke pengadilan negeri (PN Cianjur) dengan tersangka Abdul Latif yang berkewarganegaraan Arab Saudi.

Abdul Latif yang bernegarakewarganegaraan Arab Saudi setelah seluruh berkas dinyatakan lengkap (P21), kasus pembunuhan terhadap Sarah (berusia 21 tahun) warga Desa Sukamaju, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Cianjur siap di limpahkan ke Kejaksaan Negeri Cianjur.

Untuk selanjutnya akan disidangkan di PN (Pengadilan Negeri) Cianjur. Hal ini diutarakan oleh Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Penuntutan Kejari Cianjur Santoso, pada hari Selasa (15/2/2022).

BACA JUGA  Kejari Kabupaten Bekasi Jebloskan Mantan Ketua APDESI ke Penjara
BACA JUGA  Kejar-kejaran dengan Polisi, 15 Pembalap Liar di Palangka Raya Akhirnya Terjaring Polda Kalteng

“Bahwa pihaknya segera melimpahkan berkas perkara tersebut ke PN (Pengadilan Negeri) Cianjur untuk dilakukan proses persidangan. Tersangka Abdul Latif warga negara Arab Saudi dapat diancam dengan hukuman mati atau pidana seumur hidup atau kurungan penjara paling lama 20 tahun,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Agus Setiawan menjelaskan penanganan kasus hingga P 21 (pemberitahuan bahwa hasil penyidikan sudah lengkap) berjalan selama dua bulan. Selama waktu itu tersangka mendapat pendampingan dari kuasa hukum dari kedutaan Arab Saudi untuk Indonesia.

BACA JUGA  Wapres Ma’ruf Amin Datang ke Parapat, Kapolda Sumut Kerahkan 1.784 Personel Gabungan
BACA JUGA  Polda Kalsel Tangkap Seorang Pembeli Sekaligus Pengedar Narkoba

Pelimpahan perkara tahap dua atau penyerahan alat bukti dan tersangka akan dilakukan pada pekan depan. Adapun pasal yang diterapkan adalah pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan pasal 338 serta pasal 351 KUHP tentang penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia, ujarnya.

Ancaman hukumannya memang berat karena tersangka sudah merencanakannya, bahkan tersangka sudah membeli air keras dua bulan sebelumnya melalui aplikasi online, pungkasnya AKP Agus.

BACA JUGA  Pelaku Penyiraman Air Keras ke Istrinya Hingga Meninggal Dunia, WNA Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta
BACA JUGA  Kapolda Sumsel Berhasil Raih Dua Penghargaan dari Lemkapi

Sebelumnya kasus kematian akibat penyiraman air keras itu diungkap oleh Kapolres Cianjur AKBP. Doni Hermawan saat konferensi pers didepan lobby Mapolres Cianjur pada hari Selasa yang lalu (7/12/2021).

AKBP Doni menjelaskan peristiwa yang terjadi terhadap Sarah (berusia 21 tahun) yang disiram air keras oleh suaminya sendiri Abdul Latif (berusia 48 tahun) warga negara Asing yang tinggal di kediaman korban di Kp. munjul RT 02/07 Desa Sukamaju, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Cianjur yang mengakibatkan Sarah istrinya meninggal dunia.(Aj/Dp)

Facebook Comments

Artikel sebelumyaWanita Cantik Tilap Ratusan Juta Janjikan Masuk Karyawan PT Ajinomoto
Artikel berikutnyaRibuan Massa Buruh Gelar Aksi Demo Kantor Menaker dan BPJS