Beranda INFO POLRI Lakukan Perlawanan Saat Ditangkap, Polisi Tembak Mati 2 Bandar Narkoba

Lakukan Perlawanan Saat Ditangkap, Polisi Tembak Mati 2 Bandar Narkoba

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menyergap dua pria yang diduga sebagai bandar narkoba jenis sabu.
Radar BI | Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menyergap dua pria yang diduga sebagai bandar narkoba jenis sabu. Penggerebekkan dilakukan di Permata Pamulang, Jalan Puspitek Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (4//1/2021).

Penyergapan diduga sebagai bandar narkoba yang terjadi sekira pukul 16.30 WIB itu dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Mukti Juharsa.

“Pelaku dua orang. Satu pelaku bandar narkoba inisial HS itu meninggal dunia di jalan dan satu pelaku inisial UA luka di kaki,” jelas Dir Resnarkoba.

BACA JUGA  Bareskrim Polri Koordinasi dengan Imigrasi Buru 2 WNA yang Terlibat Pinjol Ilegal di Indonesia
BACA JUGA  Polda DIY Tetapkan 5 Tersangka Terkait Penyelundupan Ganja Kering

Kombes. Pol. Mukti Juharsa menjelaskan, polisi melakukan tindakan tegas terukur terhadap para pelaku karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Sebelumnya, petugas telah membuntuti mobil yang dikendarai keduanya.

“Iya, jadi ada perlawanan. Jadi sudah kejar-kejar dari (perempatan) Viktor sampai sini,” jelas Kombes. Pol. Mukti Juharsa.

Selain mengamankan para pelaku, Polisi berhasil menyita barang bukti berupa empat kilogram sabu dari China dari penangkapan tersebut.

BACA JUGA  Polda Metro Jaya Berhasil Gagalkan Penyeludupan Sabu Cair dari Mexico
BACA JUGA  Kawal Larangan Mudik, Polda Kalsel Siapkan 6 Titik Lokasi Posko Perbatasan

“Sudah target makanya anggota membuntuti, barang bukti empat kilogram (narkoba) dari China. Ini kan barang dari China, sabu-sabu dan ini masih kita dalami ya,” tukasnya. (fa/bq/hy)

Sumber: Humas Polri.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaPolri Ungkap Angka Gangguan Keamanan di Awal 2022 Capai 853 Kejadian
Artikel berikutnyaBareskrim Polri Tetapkan Kadishub dan Anggota DPRD Depok Tersangka Mafia Tanah