Polri Cekal 4 Tersangka Petinggi ACT ke Luar Negeri, Berikut Ini Namanya

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes. Pol. Nurul Azizah.
Jakarta, Radar BI | Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri meminta bantuan kepada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk melakukan pencekalan terhadap empat orang tersangka yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Keempat tersangka tersebut antara lain pendiri dan mantan Presiden ACT Ahyudin, Ibnu Khajar selaku Presiden ACT, Hariyana Hermain pembina ACT, dan Novariandi Imam Akbari (NIA) selaku Ketua Dewan Pembina ACT.

“Bareskrim Polri meminta bantuan kepada Dirjen Imigrasi Kemenkumham untuk melakukan pencekalan atau pencegahan ke luar negeri empat tersangka atas nama A, IK, NIA dan HH,” jelas Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes. Pol. Nurul Azizah.

BACA JUGA  Usut Kebakaran Ponpes Tewaskan 8 Santri, Puslabfor Mabes Polri Kumpulkan Barang Bukti
BACA JUGA  Inilah 4 Himbauan Tegas, Polri Minta Publik dan Pengacara Tak Bicara Spekulasi Kasus Kematian Brigadir J

Selain itu, menurut Kabag Penum Divisi Humas Polri upaya pencekalan terhadap empat orang tersangka ini dimaksudkan agar mereka tidak melarikan diri ke luar negeri.

Pasalnya, hingga kini keempatnya belum dilakukan penahanan. “Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut serta dikhawatirkan akan melarikan diri ke luar negeri,” jelasnya Kombes. Pol. Nurul Azizah, kepada awak media pada hari, Kamis (28/7/2022).

Diberitakan sebelumnya, Dittipideksus Bareskrim Polri menyita sebanyak 56 unit kendaraan operasional milik yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

BACA JUGA  Begini Penjelasan Polda Sulut Terkait Undangan Klarifikasi Kasus Penyerobotan Tanah
BACA JUGA  Duta Lalu Lintas Juara Favorit Polda Jatim, Kapolres: Apresiasi Kinerja Satlantas Polres Jember Dalam Melayani dan Mengayomi Masyarakat

Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan puluhan kendaraan operasional ACT tersebut dititipkan di Gedung Wakaf Distribution Center (WDC), Global Wakaf Corpora di Jalan Serpong Parung, Jawa Barat.

“Terbatasnya tempat penyimpanan barang bukti di area Mabes dan di lokasi tersebut bentuknya gudang, ada kunci dan tertutup, kondisi aman,” jelasnya.

Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengungkapkan, puluhan kendaraan yang disita penyidik Bareskrim Polri terdiri dari 44 unit kendaraan roda empat dan 12 sepeda motor.

BACA JUGA  Implementasikan Kesepakatan Kerja Sama, Dirpamobvit Banten Kombes Pol Edy Sumardi Kunjungi PT. Cemindo Gemilang
BACA JUGA  Teroris Menyerang Mabes Polri "Drop Out" Saat Kuliah Semester 5

“Sementara telah disita 44 unit mobil dan 12 motor yang berada di tangan Subhan selaku General Affair ACT atau Kabag Umum ACT,” jelasnya.

Sumber: Divisi Humas Polri.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaPolda Bali Ungkap Kasus Satwa Dilindungi, 2 Tersangka Terancam Penjara 5 Tahun
Artikel berikutnyaBarang Bukti Sabu 19 Kg, Polda Riau Tangkap 3 Orang Pengedar Narkoba Jaringan Internasional