Beranda INFO POLRI Polsek Sako Tangkap WM Warga Puspa Sari Kenten Miliki Senpi Rakitan dan...

Polsek Sako Tangkap WM Warga Puspa Sari Kenten Miliki Senpi Rakitan dan Amunisi Aktif

Radar BI, Palembang | Welly Mayantonis (berusia 39 tahun) warga perumahan Puspa Sari kelurahan Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, ditangkap Tim Opsnal Uber Crime Polsek Sako, Palembang, karena kedapatan membawa senjata api rakitan (senpira).

Kronologi kejadian, berawal saat anggota Reskrim Polsek Sako bersama Kapolsek Sako AKP. Evial Kalza, SE, menggelar Kegiatan (giat) Hunting Operasi Senpi Musi 2021 Rabu malam Kamis sekitar pukul 23:00 wib, di jalan Pengeran Ayin Kelurahan Sako, Kecamatan Sako Baru Palembang, Rabu (24/11/2021).

Kapolsek Sako AKP. Evial Kalza didampingi Kanit Reskrim Jufrius, Panit I Ipda. Heriyanto, Panit II Ipda. Komaruzzaman, Katim Aipda Alam Joker, Aipda. Andre Jambul, dan Bripka. Andri Kacer saat kegiatan hunting memberhentikan kendaraan roda 2 milik Welly.

BACA JUGA  Operasi Patuh Tinombala 2022, Kapolda Sulteng: Kedepankan Tindakan Humanis dan Hindari Tindakan Kontra Produktif
BACA JUGA  Tekan Penularan Covid-19, Gubernur Sumut Terapkan PPKM Mikro Langka Lanjutan
Silahkan klik video dibawah ini: Polsek Sako Tangkap WM Warga Puspa Sari Kenten Miliki Senpi Rakitan dan Amunisi Aktif

Melihat gerak geriknya yang mencurigakan, Tim Opsnal Uber Crime Polsek Sako langsung segera memeriksa dan menggeledah tas selempang dan juga jok kendaraan tersangka.

Setelah di geledah, didalam tas selempang milik tersangka didapati satu pucuk Senjata Api Rakitan laras pendek jenis Cold bersama dua butir peluru, satu peluru sudah ada di dalam megazine yang siap diletuskan.

Tersangka Welly lalu diamankan dan di interogasi, kemudian tersangka dibawa ke Mako Polsek Sako Palembang berikut barang bukti, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA  Bunuh 2 Wanita Cantik di Lokasi Terpisah, Oknum Polisi di Sumut Ditangkap
BACA JUGA  Rakor Lintas Sektoral Jelang Idul Fitri, Kapolri: Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi

Kapolsek Sako AKP Evial Kalza SE saat jumpa pers Kamis sore (25/21/2021) mengatakan, tersangka Welly ini adalah residivis yang sudah tiga kali masuk penjara.

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka ini pernah di penjara tiga kali, pertama dalam kasus pembunuhan tahun 2005, kedua kasus Narkoba 2010, dan ketiga kasus pengeroyokan di tahun 2020,” ujar Evie.

“Tersangka mendapatkan senpi rakitan ini dengan cara membeli dari seseorang berinisial R warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dengan harga Rp. 1.500.000,” ungkapnya.

BACA JUGA  Polisi Gerebek Home Industri Pembuatan Senpi Rakitan di Palembang
BACA JUGA  Peringati HUT Bhayangkara ke 76, Polsek Sako Palembang Bentuk Program Kampung Lantas

“Untuk sangsi tersangka sendiri, akan kita jerat dengan pasal 1 ayat 1 UU RI No. 12 tahun 1951, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Saat di wawancarai, tersangka Welly mengaku, bahwa dia membeli senjata api (senpi) rakitan itu dari seseorang berinisial R warga Kabupaten OKU dekat perbatasan Lampung untuk menjaga diri.

“Senpi ini waktu pertama kali dibelinya, sudah pernah di letuskan satu kali, karna untuk pengetesan saja,” ujar Welly yang badannya di penuhi dengan tato.

BACA JUGA  Pesona Keindahan Puncak Sky Lounge The ZHM Premiere
BACA JUGA  Hafidz Qur'an Bisa Jadi Bintara Polri, Asisten Kapolri Bidang SDM: Ada 3 Jalur Khusus

“Senpi tersebut saya beli hanya untuk jaga diri, dan belum pernah di bawa buat melakukan kejahatan,” ungkap Welly sambil tertunduk.(Suherman)

Facebook Comments

Artikel sebelumyaPerang Lawan Narkoba, Polda Metro Jaya Musnahkan Barang Bukti Narkotika Sebanyak 1,74 Ton
Artikel berikutnyaDensus 88 Sudah Tangkap 14 Pengurus Yayasan Lembaga Amal Zakat Baitul Maal Abdurrahman Terlibat Teroris Jamaah Islamiyah