Beranda INFO POLRI Satu Keluarga di Cipinang Melayu Diserang 20 Pemuda, Berikut Kronologinya

Satu Keluarga di Cipinang Melayu Diserang 20 Pemuda, Berikut Kronologinya

Kapolres Matro Jakarta Timur, Kombes. Pol. Budi Sartono.
Radar BI, Jakarta | Penyebab penyerangan dan penganiayaan satu keluarga warga RW 03, Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, oleh 20 pemuda ternyata persolan sepele. Penyerangan terjadi hanya karena senggolan motor di jalan.

“Untuk pemicunya itu karena keserempet motor. Jadi dari di depan rumah itu ada serempetan motor antara pelaku dan anak korban. Pelaku tidak terima lalu melakukan pengeroyokan satu keluarga di Cipinang Melayu,” ujar Kapolres Matro Jakarta Timur, Kombes. Pol. Budi Sartono, Kamis (6/1/2022).

Polisi sudah meringkus tiga tersangka pelaku penyerangan disertai penjarahan itu. Ketiga pelaku yang diringkus masing-masing AE (berusia 53 tahun), VO (berusia 23 tahun) dan AA (berusia 20 tahun).

BACA JUGA  Nasib Naas, Pria ini Dikeroyok Saat Berboncengan Dengan Istri, 2 Pelaku Diamankan Polres Maros
BACA JUGA  Polisi Tangkap 2 Terduga Penganiayaan Tukang Bakso di Intan Jaya

Mereka diringkus jajaran Unit Reskrim Polsek Makasar di wilayah Kelurahan Cipinang Melayu pada hari Selasa (4/1/2022) sore atau kurang dari 24 jam sejak korban membuat laporan.

Menurut Kombes. Pol. Budi Sartono, dalang dari penyerangan adalah tersangka VO (berusia 23 tahun). VO mengajak teman-temannya dan sang ayah AE (berusia 53 tahun), untuk melakukan pengeroyokan terhadap keluarga korban.

“Setelah serempetan motor, pelaku balik membawa teman-temannya dan sang ayah untuk mengeroyok keluarga Titi Suherti,” jelas Kapolres.

BACA JUGA  Polri: Evakuasi Warga Prioritas Utama Penanganan Banjir di Jadetabek
BACA JUGA  3 Wartawan Digebukin Oknum Aparat Desa, SMSI Karawang: Minta Polisi Usut Tuntas Tindakan Penganiayaan

Dari penyidikan sementara, kasus pengeroyokan dan perampokan yang dilakukan para pelaku tidak dalam keadaan dipengaruhi minuman keras atau narkoba, “Masih ada yang DPO, tapi inilah kunci-kuncinya (pelaku utama) yang kita tangkap,” sebut Kombes Budi.

Kini ketiga pelaku mendekam di sel tahanan Mapolsek Makasar dijerat pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, 365 KUHP tentang Pencurian Disertai Kekerasan, dan 351 KUHP tentang Penganiayaan.

Sumber: Divisi Humas Polri.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaTindaklanjuti Instruksi Presiden Soal Karantina PPLN, Kapolri Luncurkan Aplikasi Monitoring Karantina Presisi
Artikel berikutnyaPolda Metro Jaya Limpahkan 2 Kasus Ujaran Kebencian Bahar bin Smith ke Polda Jabar