Beranda INFO POLRI Usut Pemesan Pekerja Migran WNI Ilegal, Polri Kerjasama dengan Polisi Malaysia

Usut Pemesan Pekerja Migran WNI Ilegal, Polri Kerjasama dengan Polisi Malaysia

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen. Pol. Dr. Ahmad Ramadhan, S.H., M.H., M.Si., Selasa (4/2/2022).
Radar BI, Jakarta | Kasus tenggelamnya kapal pengangkut pekerja migran WNI di perairan Johor Baru, Malaysia, masih terus diusut. Polri pun bekerjasama dengan pihak terkait, termasuk Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia dan Kepolisian Diraja Malaysia dalam menelusuri pihak pemesan tenaga kerja yang diberangkatkan secara ilegal tersebut.

“Terkait kasus ini supply and demand juga pasti ada, tetapi supply and demand itu ilegal. Tentu kita akan berkoordinasi siapa yang memesan, kemudian kita di sini adalah yang mengirim,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen. Pol. Dr. Ahmad Ramadhan, S.H., M.H., M.Si., Selasa (4/2/2022).

Karo Penmas menjelaskan bahwa ini menjadi kerjasama penegakan hukum dengan aturan yang berlaku berdasarkan masing-masing negara. Jika para pelaku tindak pidana merupakan WNI, maka dapat diberlakukan asas nasionalitas.

BACA JUGA  Tegas, Polda Riau Tangkap 9 Tersangka Karhutla Seluas 25,75 Heltare
BACA JUGA  Ini Alasan Korban Pencurian di Banyuwangi Maafkan dan Berikan Sembako Kepada Pelaku

“Siapa pun orang Indonesia yang melakukan tindak pidana bisa diproses secara hukum dan dikirim ke Indonesia,” ungkap Karo Penmas.

Sebelumnya, sebuah perahu yang diyakini membawa puluhan orang pendatang ilegal (PATI) dilaporkan terbalik di Tanjung Balau, Johor pada Rabu 15 Desember 2021 pukul 04.30 pagi waktu setempat.

Kapal yang terlibat tersebut diyakini berasal dari Indonesia menuju Malaysia, demikian disampaikan dalam rilis dari Kementerian Dalam Negeri Malaysia.

BACA JUGA  Tinjau Pemilihan Pilkades di Dairi, Kapolda Sumut Pastikan Demokrasi Tingkat Desa Berjalan Kondusif
BACA JUGA  Jelang HUT Bhayangkara ke-75, Polri Bagikan Sembako Untuk Pedagang Kaki Lima di Tambora

Belakangan dikonfirmasi pihak berwenang Indonesia bahwa benar sejumlah di antaranya WNI. Untuk membantu pencarian dan evakuasi korban kapal karam di Malaysia, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI mengerahkan Kapal Negara Belut-406.

Sumber: Humas Polri.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaBerkas Kasus Dugaan Penipuan Rekrutmen CPNS Anak Nia Daniaty Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri
Artikel berikutnyaSatgas Madago Raya Baku Tembak dengan Teroris MIT, 1 DPO Ditembak Mati