Beranda KRIMINAL Penyeludupan BBM, Polri Sita Kapal Tanker Bermuatan 152 Ton Solar Bersubsidi

Penyeludupan BBM, Polri Sita Kapal Tanker Bermuatan 152 Ton Solar Bersubsidi

0
422
Jakarta, Radar BI | Bareskrim Polri kembali menemukan kasus dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar. di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kasus ini masih berkaitan dengan pengungkapan BBM bersubsidi di Pati, Jawa Tengah.

“Pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan BBM jenis solar sebagai tindak lanjut penanganan kasus yang telah dirilis di Jawa Tengah kemarin,” terang Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol.Ahmad Ramadhan, pada hari Kamis (26/05/2022).

BACA JUGA  Seorang Mualaf Memilih Muhammadiyah sebagai Tempat Berdakwah
BACA JUGA  Ketua BPD BatuJaya Mengundurkan Diri, Berikut Ini Alasannya

Dalam kasus tersebut, penyidik kepolisian telah menetapkan empat orang tersangka. Penyidik pun menyita satu kapal Tanker Permata Nusantara.

Selain itu, Brigjen Pol.Ahmad Ramadhan menjelaskan bahwa kasus ini dilakukan oleh PT Aldi Perkasa. Perusahaan itu mengumpulkan BBM dari sejumlah SPBU dan dikumpulkan di suatu tempat.

“Salah satu kapal ini adalah untuk mengangkut,” terang Karo Penmas Divisi Humas Polri.

BACA JUGA  Insiden di GOR Ewangga: Mobil Terperosok, Pengemudi Selamat
BACA JUGA  4 Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Jembatan Padang Besi

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Pipit Rismanto mengatakan PT Aldi Perkasa Energi merupakan perusahaan transporter yang menampung beberapa perusahaan lainnya yang berada di darat.

“BBM solar bersubsdi ini yang awal mulanya adalah dibeli oleh beberapa pelaku menggunakan mobil modifikasi di darat, kemudian dikumpulkan dalam satu tempat, dalam satu gudang. Kemudian dikirim, diisi lagi ke kapal tersebut,” tutur Brigjen Pol. Pipit Rismanto.

BACA JUGA  Tragedi Awal Bulan, 2 Korban Meninggal Dunia Tertimpa Longsor di Sukaresmi
BACA JUGA  Seorang ASN Ditemukan Tewas Ditempat SPA

Dirtipideksus Bareskrim Polri membeberkan Kapal tanker ini bermuatan 152 ribu kiloliter solar. Saat ini penyidik masih mendalami tujuan peredaran solar bersubsidi ini.

“Kapal tersebut kami curigai menampung kurang lebih ada sekitar 152.000 kiloliter BBM yang kemungkinan berasal dari minyak solar bersubsidi,” tutur Brigjen Pol. Pipit Rismanto.

BACA JUGA  Tragedi di Rel Mangge: KA Malioboro Ekspres Hantam 7 Motor, 4 Tewas
BACA JUGA  Tragedi Awal Bulan, 2 Korban Meninggal Dunia Tertimpa Longsor di Sukaresmi

Sumber: Humas Polri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini