Kapolda Papua Barat Perintahkan Jajarannya Berantas Mafia BBM

Ilustrasi.
Manokwari, Radar BI | Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga memerintahkan kepada seluruh jajaran untuk memberantas mafia BBM, yang selama ini beroperasi di wilayah Kota Sorong dan Kabupaten Sorong.

“Saya sudah perintahkan untuk wilayah Sorong Raya agar mafia BBM harus diberantas,” tegas Kapolda Papua Barat.

Menurut Jenderal Bintang Dua bahwa wilayah Kota Sorong dan Kabupaten Sorong sudah dilakukan penertiban bahkan sudah mengamankan beberapa tersangka terkait penyaluran BBM Subsidi.

BACA JUGA  Doni Monardo: Hampir Semua Provinsi di Sumatera Mengalami Peningkatan Positif Covid-19
BACA JUGA  Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

 

IMG 20220804 155010
Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga.

Fenomena antrian panjang kendaraan baik roda dua maupun roda empat di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong yang mengantre untuk mengisi BBM subsidi di SPBU, sambungnya, harus segera ditertibkan. Hal ini karena subsidi BBM harus tepat orang dan tepat sasaran.

Jadi kalau sasarannya salah, maka program pemerintah akan tidak berhasil. Oleh karena itu, kami aparat kepolisian harus mengawasi bagaimana distribusi BBM bisa tepat sasaran.

Orang yang berhak yang harus menerima BBM subsidi, terang Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, Selasa (02/08/2022) lalu.

BACA JUGA  Penyeludupan BBM, Polri Sita Kapal Tanker Bermuatan 152 Ton Solar Bersubsidi
BACA JUGA  Tersengat Listrik, Warga Purbalingga Jatuh dari Pohon Hingga Meninggal Dunia

 

Untuk menertibkan penyaluran BBM subsidi di SPBU khususnya yang ada di wilayah Sorong, Lulusan Akabri tahun 1990 tersebut menegaskan kedepan harus ada pengetatan – pengetatan dalam mendistribusikan BBM subsidi.

“Saya sudah perintahkan Direskrimsus dan anggotanya untuk melakukan tindakan-tindakan dan bila perlu tindakan hukum kepada orang yang menyalahgunakan kemudahan – kemudahan yang diberikan oleh pemerintah,” tutup mantan Dirtipideksus Bareskrim Polri.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaUngkap Kasus Mafia Tanah, Polda Jateng Tetapkan 9 Tersangka
Artikel berikutnyaTindak Ada Unsur Pidana, Penyelidikan Beras Bansos Terkubur di Depok Dihentikan