Raup Ratusan Juta Rupiah, Sindikat Penipuan dan Penggelapan Mobil Rental Diringkus Polres Pasuruan

88
Penipuan
Ilustrasi.

Pasuruan – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pasuruan Kota, melaksanakan Konferensi Pers hasil pengungkapan Sindikat Penipuan dan Atau Penggelapan Kendaraan Rental.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP. Arman, S.I.K., M.Si menjelaskan, siang ini Polres Pasuruan Kota merilis Kasus penipuan dan penggelapan yang berhasil diungkap oleh Sat Reskrim Polres Pasuruan Kota terhadap tersangka berinisial MZA yang kurang lebih 3 bulan beroperasi.

Modus pelaku dengan meminjam kendaraan dari rental kemudian menggelapkan dan menggadaikan kepada korban-korbannya dengan modus memalsukan bukti leasing seakan- akan mobil tersebut adalah milik pelaku.

BACA JUGA  JPU Siap Bacakan Tuntutan Terhadap Bharada E Besok
BACA JUGA  Pembunuhan Sadis di Sukamara, Polres Berhasil Ringkus 3 Tersangka

Sehingga para korban percaya dan menyerahkan uang berkisar Rp 25 juta hingga sampai Rp 35 juta per-satu unit kendaraan, dan pada saat jatuh tempo tersangka tidak bisa mengembalika uang tersebut. terang Kapolres.

Total kerugian dari 10 korban yakni, kurang lebih Rp 230 juta dan yang berhasil Sat-Reskrim amankan ada 8 mobil yang digelapkan oleh pelaku.

Kapolres menambahkan, tersangka MZA ini Dibantu oleh tersangka H yang memalsukan bukti lising sehingga seakan- akan mobil tersebut adalah milik dari pada tersangka. Tersangka sudah melakukan aksinya kurang lebih 3 bulan, dari bulan Juni sampai dengan September di Kota dan Kabupaten Pasuruan.

BACA JUGA  Polri Tangkap 392 Teroris di 6 Provinsi, Jatim dan Sumut Terbanyak
BACA JUGA  Suami Tega Bunuh Istrinya di Dumai, Mayatnya Dibuang ke Parit

Turut hadir dalam Konferensi Pers, Bapak Isna Almuzami pengelola rental Isna Trans, dalam kesempatannya menyampaikan terimakasih banyak kepada Bapak Kapolres Pasuruan Kota dan jajarannya telah cepat dan tanggap menangkap pelaku sindikat penggelapan mobil rental.

“Terimakasih banyak Polres Pasuruan Kota,” pungkasnya.

Dalam kasus ini, tersangka di jerat dengan pasal 372 dan 378 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini