Beranda DAERAH Kombes Pol. I Wayan Gede Ardana: Personal Polri Polda Papua Harus Fahami...

Kombes Pol. I Wayan Gede Ardana: Personal Polri Polda Papua Harus Fahami Waspada Aksi Radikalisme dan Intoleransi

Papua Barat, Radar BI | Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Papua Barat Kombes Pol. I Wayan Gede Ardana, SIK, M.Si yang didampingi oleh Kabag Watpers Kompol Winarto,SH Kaur bin etika subbid wabprof bid Propam AKP Siswanto, S.H.,M.H membuka kegiatan Pencegahan Radikalisme dan Intoleran dilingkungan Polda Papua Barat Tahun 2022. Bertempat di Gedung Valdos Hotel Makokwari, Jum’at (10/06/2022).

Dalam sambutannya, Karo SDM Polda Papua Barat Kombes Pol. I Wayan Gede Ardana, SIK., M.Si menyampaikan kepada seluruh peserta bahwa kegiatan ini merupakan salah satu metode pembinaan kepada personel Polri khususnya yang berada dilingkungan Polda Papua Barat.

BACA JUGA  Polres Situbondo Ungkap Peredaran Sabu di Salah Satu Rumah Kos
BACA JUGA  Polda Papua Produksi Film Si Tikam Polisi Noken, Ini Peran Kapolda

Agar secara aktif dan berkesinambungan mengemban tugas dan tanggung jawab pencegahan paham radikalisme dan intoleran sebagaimana telah diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, ujarnya.

Kombes Pol. I Wayan Gede Ardana mengatakan, radikalisme dan intoleran sebagai gerakan sosial yang menolak secara menyeluruh tertib sosial yang sedang berlangsung yang ditandai dengan timbulnya kejengkelan moral yang kuat untuk menentang dan bermusuhan dengan orang lain yang memiliki hak istimewa atau yang sedang berkuasa.

BACA JUGA  Polisi Amankan 40 Sepeda Motor dan Empat Pelajar Diduga Hendak Tawuran
BACA JUGA  Luapan Air Sungai Citarum, Personel Sektor 20 Imbau Masyarakat Waspada

Konsep radikalisme merupakan pemikiran keliru yang menggunakan cara-cara kekerasan untuk mencapai tujuan. Bahkan pada level tertentu radikalisme bisa menggunakan agama sebagai sarananya, sehingga terkadang kita melihat agama menjadi kurang santun, katanya.

Oleh karena itu, ia menyampaikan melalui kegiatan ini diharapkan seluruh anggota polri mampu menjadi penggerak perubahan karakter dan budaya, dari budaya menghukum menjadi budaya santun. Jadikanlah agama sebagai penuntun dalam pelaksanaan tugas sehari-hari karena sesungguhnya agama mengajarkan kebaikan dan kedamaian, ujarnya.

BACA JUGA  Polda Papua Akan Usut Tuntas Kasus Kelompok Kriminal Bersenjata
BACA JUGA  4 Korban Tertimbun Longsor di Sukabumi, 1 Orang Meninggal Dunia

Kegiatan Pencegahan Radikalisme dan Intoleran dilingkungan Polda Papua Barat Tahun 2022 yang dihadiri oleh Kabag Dalpers AKBP Dadang Kurniawan Winjaya, SIK., Kabag Psikologi Kompol Irfan Atria Mursy, S.Psi dan para pengemban fungsi SDM di masing – masing Satker Polda Papua Barat serta seluruh Kabag SDM dan para Operator jajaran kewilayahan.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan materi FKUB Islam oleh Ustad Sultan, Paparan materi FKUB Kristen oleh Pdt. Sadrak Simbiak, S.Th., Paparan materi FKUB Hindu oleh Drs. I Wayan Semol, Paparan materi Dit Intelkam Polda Papua barat oleh Kompol Hasbi Wahid, S.E., Paparan materi Bid Propam Polda Papua Barat oleh AKP Siswanto. S.H., M.H.

BACA JUGA  Ilmuwan Kelas Dunia Segudang Prestasi, Kapolri Apresiasi Anak Bangsa Berprestasi Muhammad Ja'far Hasibuan
BACA JUGA  Harga Obat Covid-19 di Papua Tembus 25 Juta, TNI-Polri Buru Mafia Obat

Dalam pembulatan kegiatan Penanggulangan / pencegahan radikalisme & intoleransi bagi personel Polda Papua Barat, Kabag Watpers Kompol Winarto, SH., menekankan kepada para peserta diharapkan dapat tertanam dalam diri setiap anggota Polri.

Bahwa sudah semestinya setiap warga Negara harus patuh dan tunduk terhadap seluruh perundang-undangan yang berlaku serta patuh dan tunduk terhadap pemerintahan yang sah.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaPemilik Nasi Padang Daging Babi di Kelapa Gading, Sergio: Minta Maaf dan Tidak Niat Singgung Suku
Artikel berikutnyaCurah Hujan Tinggi, 3 Pelajar Padang Hilang Usai Berenang di Sungai Bangek