Selama 2021, Kapolda Kalsel Berhasil Tangani 14 Kasus Tambang Ilegal

95
Ilustrasi Tambang Ilegal.
Radar BI, Banjarmasin | Kapolda Kalsel bersama dengan Polres jajaran berhasil menindak sebanyak 14 kasus tambang ilegal selama 2021.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Rikwanto mengatakan, bahwa tambang tersebut tidak mengantongi dokumen legalitas PKP2B (Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara) dan IUP (Izin Usaha Pertambangan).

“Ada juga yang tambang di luar area konsesi sebagaimana perizinan perusahaan bersangkutan,” jelas Kapolda Kalsel.

Penindakan penambang ilegal tahun ini lebih kecil dibanding dengan tahun 2020 yang mencapai 17 kasus atau turun sebanyak 17 persen.

BACA JUGA  Bikin SIM dan SKCK Harus Bawa Bukti Sudah Vaksinasi, Polisi: Info Tersebut Hoax
BACA JUGA  Paman Tega Cabuli Keponakan Sendiri Berusia 11 Tahun, Berikut Kronologinya
Radar Berita Indonesia
Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Rikwanto.

Irjen Pol. Rikwanto menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap aktivitas tambang ilegal jadi komitmen pihaknya agar alam tetap terjaga dari kerusakan yang tak terkendali.

Mengingat kewajiban korporasi melakukan reklamasi di bekas galian tambang tak mungkin dilakukan oleh aktivitas tambang ilegal.

Selain tambang ilegal, jajaran Ditreskrimsus Polda Kalsel juga mengungkap kasus – kasus lain terkait kejahatan kekayaan negara.

BACA JUGA  Yasonna Mutasi 120 Pimti Pratama di Kemenkumham
BACA JUGA  Kapolri Perintahkan Kadiv Propam Usut Soal Coretan "Sarang Pungli"

Di antaranya pembalakan liar 12 kasus, tindak pidana korupsi 11 kasus, bisnis bahan bakar minyak (BBM) ilegal 6 kasus dan kejahatan lainnya 17 kasus.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini